DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

5 Kalimat yang Dapat Merusak Cinta Anda

Di dalam menjalin hubungan interpersonal yang mendalam, kadang beberapa orang menggunakan kalimat-kalimat yang dapat membangkitkan pasangan kita untuk mengenal kualitas dari hubungan mereka. Kalimat-kalimat tersebut kadang justru dapat memukul balik dan dampak dari harapan yang di inginkan dapat melenceng jauh, hubungan dapat rusak atau menjadi salah satu penyebab terbentuknya awal dari pertengkaran bila penyampaian tidak tepat.

Beberapa pernyataan tersebut adalah;

1. “Apakah kau mencintaiku?”

Tidak salah kedengarannya dengan kalimat diatas. Beberapa orang menginterpretasikan pertanyaan tersebut dalam bentuk konotasi negatif. Pertanyaan diatas lebih pada judgment dibandingkan dengan harapan dari si penanya. Beberapa orang menggunakan kalimat tersebut dengan harapan orang yang dicintai dapat mencintai dirinya dan begitupun sebaliknya, akan tetapi maksud pertanyaan tersebut lebih berkesan pada penyerangan karakter; orang yang ditanya merupakan orang yang tidak mencintai dirinya sehingga perlu dipertanya secara jelas. Pria merasa tidak nyaman bila mendapat pertanyaan seperti itu. Pria tidak menyukai bila ia harus mengeluarkan ungkapan emosi secara nyata. Bagi pria mencintai tidaklah harus dengan ungkapan kata-kata yang berkisar pada permainan emosi.
Seharusnya: “aku mencintaimu”

2. “Apa yang membuatmu mencintaiku?”

Beberapa pertanyaan yang kelihatan konyol kadang juga dilontarkan ketika pasangan merasa mulai jenuh dengan hubungan selama ini. Beberapa pasangan merasa perlu melontarkan pertanyaan seperti itu, hal ini disebabkan mulai adanya kejenuhan dalam komunikasi yang dirasakan semakin tidak nyaman dikeduabelah pihak. Beberapa pasangan berusaha menciptakan komunikasi dengan pertanyaan-pertanyaan tertentu dengan tujuan untuk menemukan suasana yang berbeda, awalnya pertanyaan tersebut digunakan untuk menemukan bahan percakapan yang menarik. Lain halnya ketika pertanyaan dilontarkan justru menambah keruhnya suasana. Tidak semua pertanyaan dapat menimbulkan interpretasi yang sama atau sesusai dengan harapan dari si penanya. Jawaban yang didapat malah justru bertantangan balik. Anda tidak perlu menanyakan hal spesifik penyebab seseorang jatuh cinta kepada Anda. Pertanyaan tersebut malah menunjukkan suatu keraguan dalam diri Anda untuk dicintai secara utuh.
Seharusnya: “aku sangat membutuhkanmu”

3. “Apakah ia lebih hebat dariku?”

Suatu obrolan mengenai orang lain dalam hubungan cinta dapat menimbulkan kecemburuan yang mendalam. Pesan cemburu dapat di ekspresikan secara positif atau sebaliknya. Banyak pesan negatif dapat merusak hubungan, misalnya dengan marah, menjaga jarak, curiga dan sebagainya. Banyak pasangan menganggap suatu ancaman bila pasangannya menceritakan suatu kelebihan yang dimiliki oleh orang lain. Jika cerita itu dimaksudkan suatu kritik untuk pasangan agar pasangan tersebut dapat mengerti kebutuhan salah satunya, Anda tidak perlu marah atau melakukan reaksi tertentu dengan ekspresi atau bahasa tubuh tertentu sebagai penolakan.
Seharusnya: “ajariku mencintaimu”

4. “Sepertinya pekerjaanmu tidak akan pernah selesai”

Banyaknya kesibukan yang dilakukan oleh setiap pasangan kadang mempengaruhi keintiman keduabelah pihak. Kesibukan menyita waktu perhatian, kasih, peduli, dan kebersamaan. Beberapa pasangan menggunakan alasan pekerjaan sebagai dalih untuk menghindar dari “kejaran” pasangannya. Lelah, kertas kerja yang menumpuk, dan jadwal yang padat, sering digunakan sebagai alasan untuk menolak kencan. Kesibukan pasangan kadang membuat kita merasa terabaikan, seperti mempunyai pasangan selingkuh baru, pekerjaan telah membuat kita merasa dilupakan. Anda tidak perlu marah bila pasangan mulai melupakan Anda sejenak.
Seharusnya: “aku menunggumu mengajakku keluar untuk makan malam”

5. “Berikan aku sedikit waktu untuk tenang”

Ketika pasangan mulai mengeluh perihal tertentu yang sangat mengganggunya di luar rumah, kebanyakan pasangan menganggap hal tersebut adalah hal yang tidak wajar untuk dibicarakan, tetapi sebenarnya adalah sebuah isyarat untuk ditangkap; bahwa pasangan ingin didengarkan keluhannya. Anda tidak perlu sebuah rumus pemecahan masalah, melainkan sebuah empati untuk mendengarkan.
Seharusnya: “aku membutuhkan dukunganmu”

Kalimat Reaksi Interpretasi negatif Reaksi yang didapat
Kalimat Reaksi Interpretasi negatif Reaksi yang didapat
Apakah kau mencintaiku? Kau mulai meragukan cintaku Apakah aku harus menjelaskan setiap saat setiap kali engkau menanyakan hal seperti itu?
Apa yang membuatmu mencintaiku? Kau mulai berpikir macam-macam tentang hubungan ini dan mulai meragukan cintaku Apakah aku harus menyebut satu-persatu darimu yang kusukai?
Apakah ia lebih hebat dariku? Kenapa kau tidak menyadarinya? Aku benar-benar menginginkan kau dapat melakukan seperti itu! Ya, hanya saja kau tidak pernah mengerti.
Sepertinya pekerjaanmu tidak akan pernah selesai Kau tidak pernah mengerti apa yang sedang aku lakukan. Kenapa kau tidak menghargai apa yang sedang kulakukan? Apalagi yang harus kulakukan untukmu?
Berikan aku sedikit waktu untuk tenang Aku tidak berarti apa-apa dan cukup mengganggumu bukan? Ya, kehadiranku sangat mengganggu. Kau butuh istirahat yang cukup.

 

Penulis

ayed
Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini. Beberapa pengalamannya pernah mengajar di STAIN Malikussaleh untuk bidang studi psikologi pendidikan,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Enaknya Duduk di Barisan Depan Kelas!

08 Sep 2013 pikirdong

Duduk di barisan paling depan kelas memang rada seram, perasaan was-was selalu kebayang karena selalu…

Insomnia

08 Sep 2013 pikirdong

Insomnia adalah gangguan tidur dimana individu tidak puas dengan jumlah atau kualitas tidur atau sering…

Mengejar Kebahagiaan

09 Sep 2013 Ardiman Adami

Bilamana Anda merasa bahagia? Apakah ketika Anda meraih kesuksesan, kekayaan, atau kesenangan? Tentu saja Anda…

Dampak Penyalahgunaan Narkoba

12 Sep 2013 pikirdong

Beberapa dampak penyalahgunaan narkoba; Dampak biofisiologis 1. Penyebaran HIV, Hepatitis dan beberapa penyakit menular Lainnya  Penyalahgunaan narkoba…

Gangguan Delusi

04 Sep 2013 pikirdong

Gangguan delusi merupakan suatu kondisi dimana pikiran terdiri dari satu atau lebih delusi. ―Delusi diartikan…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

26 Jul 2016 pikirdong

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus untuk pejalan kaki (pedestrian), jalur ini…

Penyakit Hati: Tanda, Sebab, Upaya Penyembuhan

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam Islam, suci dan kotornya hati memiliki arti yang sangat penting. Hati yang suci dan…

Emosi

08 Sep 2013 pikirdong

Emosi adalah gejolak yang ada pada organisme yang disertai oleh respon terhadap suatu rangsang, di…

Paranoid Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian paranoid (paranoid personality disorder; PPD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu tidak dapat…

Tips Menghadapi Gempa Bumi

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi…

Memaafkan

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Ragam dan kedalaman pengalaman buruk antara manusia satu dengan yang lain berbeda-beda. Pada sebagian orang,…

Kitab Suci Sebagai Sumber Pengembangan Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Selalu ditemukan dalam komunitas apapun orang-orang yang menganjurkan kebenaran yang berasal dari Tuhan. Mereka berupaya…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014