TwitterFacebookGoogle+

Avoidant Personality Disorder

Gangguan kepribadian menghindar (avoidant personality disorder; AvPD/APD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu mengalami hambatan-hambatan sosial, rasa tidak percaya diri, sensitif mengevaluasi diri dan menghindari interaksi sosial.

Individu dengan gangguan kepribadian menghindar beranggapan bahwa berinteraksi dengan orang lain tidak perlu ―tidak begitu penting, dan tidak menarik samasekali bagi mereka. Penghindaran tersebut dapat disebabkan individu menghindari atau takut rasa akan diejek, menjadi bahan tertawaan, memalukan, ditolak atau disukai oleh orang lain. Kebanyakan individu dengan gangguan kepribadian merasa hidup sendiri atau dikucilkan dalam lingkungannya.

Bagi individu dengan gangguan kepribadian menghindar, bersahabat bukanlah hal yang penting baginya, ia tidak akan bersusah payah menjalin persahabatan dengan orang lain atau kelompok seandainya ia tidak diterima. Bila ia berada atau bersama orang lain, individu AvPD takut melakukan kesalahan dalam pembicaraan atau takut tidak dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh orang lain.

Individu dengan gangguan kepribadian menghindar mempunyai karakteristik perhatian berlebihan pada penampilan perilaku, malu berhubungan dengan orang lain, kesulitan dalam mengekspresikan perasaan-perasaannya dan adanya perasaan kesepian (keterasingan).

Individu dengan gangguan AvPD tidak merasakan ada gangguan dalam dirinya ―hal inilah yang menyulitkan gangguan ini untuk disembuhkan, individu tersebut sering menyebutkan dirinya “malu” setiap kali berhadapan dengan orang lain. Bentuk-bentuk penghindaran seperti mengasingkan dirinya, mudah tersinggung dan menjauhkan dirinya dari orang lain. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penolakan atau penghinaan dirinya.

Beberapa gejala perilaku gangguan kepribadian menghindar kadang membingungkan dengan gejala yang ada pada sosial phobia (SAD, social anxiety disorder) dimana keduanya menghindari kontak sosial, akan tetapi AvPD lebih cenderung pada karakter “pemalu”. Sementara pada individu dengan gangguan sosial phobia sulit untuk berbicara dengan orang lain atau ditempat umum. Perbedaan lainnya individu AvPD tidak pernah takut pada situasi-situasi sosial yang akan dihadapinya.

Berbeda halnya dengan individu pemalu, penderita gangguan kepribadian menghindar melakukan sesuatu agar dirinya tidak menonjol dimuka umum, misalnya saja ia akan memilih tempat duduk dibelakang dimana ia tidak akan menjadi pusat perhatian orang, individu ini melakukan sesuatu terlebih dahulu untuk “membaca situasi” agar ia dapat merasa nyaman dan aman dari pandangan atau perhatian orang lain.

[ew_style_box stype=”gray”]Sekilas tentang:
Gangguan Kepribadian Menghindar

Gangguan kepribadian AvPD memiliki beberapa gejala yang serupa dengan sosial phobia, agoraphobia dan kepribadian pemalu. Adanya kemiripan diskripsi inilah barangkali International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD) tidak mencantumkan jenis gangguan ini dalam taksologi gangguan kepribadian.

Ciri-ciri
• Sensitif terhadap kritikan dan penolakan
• Mengisolasi dirinya sendiri
• Malu berlebihan ketika menjalin hubungan dengan orang lain
• Menghindari hubungan dengan orang lain
• Minder
• Rendah self esteem
• Tidak percaya pada orang lain
• Menjaga jarak hubungan emosional dengan orang lain, tidak ingin akrab.
• Waspada berlebihan
• Bermasalah dalam dunia kerja
• Merasa dirinya sendirian
• Perasaan inferioritas
• Suka menyalahkan dirinya sendiri
• Mempunyai fantasi tinggi[/ew_style_box]

 

FAKTOR PENYEBAB

Faktor penyebab langsung munculnya gangguan ini tidak diketahui secara pasti, namun diperkirakan penolakan secara langsung oleh orangtua pada masa kanak-kanak merupakan salah faktor. Penolakan tersebut membuat anak berhati-hati, selalu menjaga dirinya tidak melakukan kesalahan di depan orang lain mulai berkembang hingga terbentuknya penyimpangan perilaku sampai memasuki fase dewasa.

SIMTOM

1) Menghindari aktivitas yang melibatkan atau berhubungan dengan orang lain karena rasa takut akan dikritik, tidak diterima atau ditolak.
2) Tidak mau berhubungan dengan orang lain kecuali orang-orang tertentu yang menyukainya.
3) Menahan dan mengekang dirinya agar tidak akrab dengan orang lain yang disebabkan oleh rasa malu atau takut diejek oleh orang lain
4) Menghindari yang disebabkan rasa takut terhadap situasi-situasi sosial yang akan membuatnya ditolak atau dikritik orang banyak.
5) Merasa dirinya tidak pantas dalam pelbagai situasi ketika berhubungan dengan orang lain
6) Merasa dirinya tidak layak, tidak menarik dan perasaan-perasaan inferioritas terhadap orang-orang
7) Segan berperan aktif dalam beraktivitas atau kegiatan baru lainnya disebabkan adanya perasaan malu

TREATMENT

• Medikasi
Tidak ada obat-obatan yang dapat menyembuhkan gangguan kepribadian menghindar (AvPD) secara langsung, dokter akan menganjurkan penggunaan obat anti cemas atau antidepressant bila individu bersangkutan disertai dengan kecemasan. Pada kenyataannya, beberapa laporan menyebutkan sebagian besar penderita gangguan kepribadian AvPD disertai dengan gangguan kecemasan, diantaranya juga disertai dengan serangan panik dan agoraphobia.

• Psikoterapi
Terapi yang efektif dalam penyembuhan gangguan kepribadian menghindar sering digunakan adalah Cognitive behavioral therapy (CBT), secara umum CBT membantu individu mengenal sikap dan perilaku yang tidak sehat, kepercayaan dan pikiran negatif dan mengembalikannya secara positif. Terapi kelompok dalam CBT, individu akan dilatih agar mampu menyesuaikan dirinya dengan orang lain, saling menghargai dan mengenal cara berpikir orang lain secara positif.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Kematangan Emosi

08 Sep 2013 pikirdong

Young (1950) dalam bukunya Emotion in Man and Animal memberi pengertian bahwa kemasakan emosi adalah…

5 Fakta Fantasi Seks Pria

09 Sep 2013 pikirdong

Apa yang dipikirkan pria bila membaca kata “seks”? Apa yang dibayangkan oleh pria bila menemukan…

Sindrom Menstruasi (PMS)

10 Sep 2013 pikirdong

Menstruasi adalah peristiwa unik yang terjadi pada ovarium wanita, peristiwa ini terjadi karena tidak terjadinya…

Tips Menghadapi Gempa Bumi

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi…

Obsessive-compulsive Disorder (OCD)

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan Obsesif-kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder, OCD) adalah kondisi dimana individu tidak mampu mengontrol dari pikiran-pikirannya yang…

Anorexia Nervosa

06 Sep 2013 pikirdong

Anoreksia nervosa (anorexia nervosa) diartikan sebagai sebagai suatu gangguan makan yang terutama menyerang wanita muda…

Heroin

12 Sep 2013 pikirdong

Heroin, yang secara farmakologis mirip dengan morfin dan kekuatannya dua kali lebih kuat dibandingkan morfin…

Developmental Milestones: Usia 3 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 3 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menangis ketika mengompol Mendekut bila merasa nyaman Tingkah laku Tersenyum bila ada orang…

Stress

08 Sep 2013 pikirdong

Seiring dengan perkembangan kota yang semakin pesat, laju pertumbuhan yang semakin padat memicu munculnya stres.…

Eksibisionisme – Paraphilia

06 Sep 2013 pikirdong

Eksibisionisme (exhibitionism atau sering disebut dengan istilah flashing) merupakan dorongan fantasi seksual secara terus-menerus…

Garis Besar Haluan Organisasi Asosiasi Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam Kongres II Asosiasi Psikologi Islami yang berlangsung di Unissula pada 4-5 Agustus 2007, berhasil…

Ungkap Sayang kepada Anak

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Anak merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Kebanyakan orangtua sangat menyayangi anak-anaknya. Anak tumbuh…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014