Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik di Dunia

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai…

Perlu Tidak Ulang Tahun Anak Dirayakan?

Anak mulai mengerti kebiasaan perayaan ulang tahun pada usia…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Bila Anda Mendapat Tawaran Pemotretan Sensual?

Gadis-gadis Indonesia bugil mulai bermunculan di internet sekitar tahun 1997. Gambar sensual tersebut bermunculan tidak hanya di website gratisan, melainkan beberapa website yang memang sengaja dirancang secara profesional dengan teknik photografi yang lebih bagus untuk dikonsumsi secara komersil. Beberapa tabloid pun dengan berani mengekspose wanita-wanita belia semi porno untuk khalayak umum. Berbagai pose syur yang memang dibuat secara profesional diambil dari model-model amatiran. Suatu trend sensualitas? Ataukah sebagai tuntutan pasar?

Model yang diambil berkisar 17 sampai dengan 25 tahun dengan mempertontonkan bagian tubuh tertentu yang membangkitkan gairah kaum adam. Tidak hanya di dunia internet yang hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja yang dapat mengaksesnya, beberapa tabloid murah pun bermunculan dengan hidangan yang sama beredar luas di dalam masyarakat. Alasan klasik penerbitan adalah model yang ditampilkan bukanlah pornografi melainkan mode swimsuit. Terlepas polemik sah atau tidah sah tentang mode sensualitas ini, apa yang Anda lakukan bila mendapat tawaran pemotretan sensual tersebut?

Pilihan ya atau tidak, ada pada Anda. Beberapa tawaran selanjutnya telah menanti Anda. Membawa Anda semakin jauh dalam dunia “modelling”. Sebelum Anda mengambil keputusan menerima tawaran tersebut Anda dapat mempertimbangkan beberapa hal yang barangkali tak terduga dapat terjadi dengan Anda;

1. Bersiaplah salah satu diantara keluarga Anda akan menentang dengan sikap dan pilihan yang Anda buat. Bersyukur bila tidak membuat orang tua Anda stroke dengan melihat tampilan syur Anda di majalah.

2. Bersiap kehilangan pekerjaan. Beberapa perusahaan tertentu menolak sikap karyawan yang dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap moral atau etika.

3. Bersiap menerima kejutan 10 tahun kemudian. Hal tidak yang Anda duga adalah bila Anda telah berhenti menjadi model syur, anak Anda akan melihat pose Anda sewaktu-waktu. Publikasi dapat terjadi tanpa sepengetahuan Anda. Anda tidak pernah tahu pose Anda dapat menyebar melalui beberapa media lainnya, internet atau email, diluar media cetak yang memuat pose-pose hot Anda sebelumnya.

4. Bersiap menerima tawaran baru yang lebih menantang. Beberapa agensi model biasanya menjual keberanian Anda ke beberapa photographer lainnya. Kemungkinan Anda akan kebanjiran tawaran setelah pemotretan sebelumnya dan tentunya dengan pose yang lebih menantang.

5. Anda mempunyai penggemar yang selalu memuji tubuh Anda, di sisi lain siap menerima sebutan-sebutan baru karena keberanian Anda.

6. Berbagai tindakan pelecehan seksual baik secara langsung atau tidak, dapat Anda terima sewaktu-waktu selama pemotretan berlangsung atau bahkan di depan publik.

Eksploitasi Seks Model Porno Jepang   Jepang adalah termasuk salah satu negara ekploitasi seks bebas. Beberapa bar juga menyediakan striptease, bioskop porno, sex shop, majalah porno, hotel (Beberapa hotel di Jepang di rancang dengan berbagai setting dan menyediakan pekerja seks komersil) dan sebagainya yang mudah ditemukan di sudut kota. Hiburan modern ini awalnya hanya di jumpai di kota-kota besar negara eropa dan amerika.

Model porno Jepang biasanya diambil dari agen pencari bakat. Model-model tersebut diambil dari kalangan remaja sekolah. Mereka mulai dibidik sejak usia 16 tahun. Awalnya model-model belia itu diambil untuk pemotretan baju renang dan bikini. Tawaran hidup mewah membawa mereka terjun kedalam pornografi. Tidak hanya untuk majalah dewasa, dan juga film porno. Konon, dalam setahun ada 6.000 model porno baru bermunculan di Jepang.

Pada tahun 2000 peraturan pemerintah melarang pekerja wanita masih 18 tahun untuk menekan tindakan kejahatan dan pelecehan seksual. Aturan itu mengatur model-model yang dipekerjakan tidak boleh dibawah usia 18 tahun. Agen pencari bakat mempunyai jaringan yang cukup rapi, mereka mengincar gadis-gadis cantik yang masih duduk di sekolah. Mereka memberikan tawaran-tawaran yang menggiurkan menjadi model terkenal. Sementara menjadi model dan dapat mencari uang sendiri merupakan impian kebanyakan gadis-gadis Jepang. Banyak diantara mereka akhirnya terjerumus dalam prostitusi.

Selama menjadi model porno mereka mengalami perlakuan-perlakuan yang tidak wajar, mulai dari produser, photographer, tata cahaya sampai pada supir. Perlakuan-perlakuan tersebut kadang di luar isi perjanjian kontrak. Misalnya, isi perjanjian menyebutkan pemotretan swimsuit atau semi porno, akan tetapi pada prakteknya adalah pemotretan porno dan vulgar. Mereka kadang juga diperkosa secara beramai-ramai oleh kru selama atau sesudah pemotretan.

Pilihan mereka telah menjadi resiko, kehidupan mewah dan pelakuan-perlakuan pelecehan harus mereka terima. Mereka terjebak dalam sindikat pornografi. Berbagai perlakuan yang tidak wajar harus mereka terima sesuai dengan tuntutan skenario, tidak jarang mereka mendapat siksaan bila menolak tawaran atau tuntutan sutradara. Beberapa peran, seperti masokis pun harus mereka jalani. Tak jarang pukulan memar membekas ditubuh.

Gambaran model-model Jepang yang terjerumus dalam prostitusi di atas dapat menjadi pertimbangan buat Anda sebelum mengambil keputusan untuk menerima tawaran-tawaran tersebut. Hal-hal tak terduga dapat terjadi diluar rencana dan pengetahuan Anda, pertimbangan yang matang dan membuka pikiran akan memberikan keteguhan berprinsip.

Catatan  Penulis:

Artikel ini pertama sekali dipublish di tahun 1998 dan telah mengalami beberapa kali editan seiring bertambahnya informasi, dan mendapat respon negatif bagi beberapa orang dikala itu, mereka tidak mempercayai bahwa adanya model-model Indonesia yang bersedia menjadi model pornografi, pada tahun itu merupakan awal kemunculan website porno profesional dengan model-model amatiran berwajah Indonesia yang terus bertahan sampai sekarang.

Penulis :ayed

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bila Anda Mendapat Tawaran Pemotretan Sensual?

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Gadis-gadis Indonesia bugil mulai bermunculan di internet sekitar tahun 1997. Gambar sensual tersebut bermunculan tidak…

Teknik Relaksasi: Mengurangi Stres

04 Sep 2013 pikirdong

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan…

Katakan Saja Tidak!

29 Oct 2015 Sayed Muhammad

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar untuk mengatakan "tidak" yang memang kita…

Developmental Milestones: Usia 36 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 36 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menggunakan kalimat dengan sederhana Tingkah laku Berinteraksi dengan orang dewasa dan anak-anak Pekerjaan…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Salah Kaprah tentang HAM

05 Oct 2016 Bagus Riyono

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan…

Ketergantungan Komputer dan Internet: Tips dan Treatment

04 Sep 2013 pikirdong

Ketergantungan pada internet dan komputer memberikan dampak buruk dan perilaku baik secara langsung ataupun secara…

Haruskah Menyontek Jadi Budaya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Budaya menyontek sangat identik dengan dunia pendidikan saat ini. Terlebih ketika ujian sedang berlangsung. Tak…

Autism Disorder

05 Sep 2013 pikirdong

Autisme (autism disorder) merupakan gangguan pada sistem syaraf pusat yang berdampak pada gangguan interaksi sosial,…

Memberi Support pada Anak Gangguan Autis

04 Sep 2013 pikirdong

Saat ini diperkirakan sekitar 35 juta anak di dunia mengalami gangguan autisme, angka ini meningkat…

Edisi Ibukota : Tas Tas Integritas!!

15 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota! Sudah sampai manakah Tarzan-Tarzan kota menjelajah?? Harapan saya, kita tetap akan bertemu di…

Kekerasan Terhadap Anak

08 Sep 2013 pikirdong

Kekerasan terhadap anak (child abusive) terjadi dalam pelbagai kultur, etnis atau kelompok masyarakat. Kekerasan dapat…

  • 1
  • 2
  • 3

Kategori Lainnya

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi teman-teman semua yang rela dan…

03 Sep 2013 Agenda Sosial pikirdong No comments

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan kita. Ada hak perempuan, hak…

05 Oct 2016 Artikel Psikologi GIB Psikologi Islami Psikologi Sosial Bagus Riyono Comments (1)

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014