TwitterFacebookGoogle+

Deteksi Secara Dini Gangguan Autis

Beberapa anak dengan gangguan autis telah menunjukkan beberapa tanda-tanda adanya gangguan tersebut sejak awal masa kanak-kanak atau dalam beberapa bulan saja sejak kelahirannya, mungkin saja gejala tersebut justru tidak tampak akan tetapi kemunculan gangguan barulah tampak pada usia 24 bulan atau tahun ketiga selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebenarnya orangtua telah menangkap gejala-gejala awal adanya gangguan autis sebelum mencapai usia 1 tahun, sekitar 80-90% orangtua menangkap tanda-tanda gangguan pada usia 18-24 bulan kemudian.

Tanda utama yang paling sering dilaporkan adalah orangtua menemukan anaknya tidak mau berbicara atau belajar mengembangkan kosa kata, tidak mau bermain dengan teman seusia sebayanya atau respon terhadap orang sekelilingnya kurang dan kehilangan beberapa kemampuan yang sudah ia kuasai sebelumnya.

Meskipun anak autis mengalami hambatan dalam beberapa hal, kadang anak autis mampu memecahkan beberapa permainan seperti puzzle atau komputer. Anak autis belajar dengan caranya sendiri, sangat sulit untuk mengajarkan anak autis untuk mengikuti perintah-perintah atau petunjuk tertentu. Anak autis membutuhkan waktu cukup lama untuk dapat memahami, kadang ia harus belajar dengan keras untuk itu, hal ini kadang akan membuatnya frustrasi.

Beberapa tanda awal gangguan autis dan ASDs

1. Anak tidak dapat diajak bermain berpura-pura seperti bermain ciluk ba
2. Tidak ada ketertarikan pada objek yang bergerak, misalnya bola yang bergulir, atau sesuatu yang dapat terbang
3. Tidak melihat pada sesuatu objek dimana orang atau teman sebayanya melihat pada suatu objek tertentu, misalnya mainan yang berbunyi
4. Menghindari kontak mata dengan orang lain
5. Kesulitan mengerti perasaan orang lain atau bahkan perasaannya sendiri
6. Tidak suka dipeluk kecuali jika ia sendiri yang menginginkanya
7. Tidak peduli dengan orang sekitarnya yang berbicara atau suara-suara tertentu
8. Tidak mampu berbciara dengan orang yang ia sukai atau bermain dengan mereka
9. Suka mengulangi perkataan orang lain atau mengulangi kata-kata tertentu dalam pembicaraan sehari-hari
10. Kesulitan dalam mengungkapkan kata-kata atau emosi yang mendukung, misalnya ia mengatakan bahwa dirinya lagi sedih dengan wajah tersenyum
11. Suka mengulangi suatu perbuatan yang sama secara berulang-ulang
12. Kesulitan dalam beradaptasi bila terjadi perubahan jadwal yang rutin
13. Suka melakukan hal-hal tertentu yang tidak berguna atau tidak normal dengan usianya, misalnya suka mencium sesuatu, mejilat untuk merasakan sesuatu, melihat sesuatu yang tidak ada gunanya baginya.
14. Mudah lupa atau kehilangan skill yang pernah ia kuasai sebelumnya.

Deteksi secara dini

Sampai saat ini belum ada alat yang dapat mendiagnosa autisme. Diagnosa autisme ditentukan secara klinis melalui observasi secara langsung dari perilaku yang tampak. Informasi ini diperoleh melalui orangtua yang merawatnya sehari-hari, namun demikian juga dilakukan beberapa test lainnya untuk mendukung sebuah diagnosa agar dapat dipisahkan antara gangguan lainnya seperti retardasi mental, gangguan metabolisme dan genetik atau tuna rungu.

Kunjungan ke tenaga ahli professional tidak cukup dilakukan sekali saja, kadang screening test juga tidak dapat membantu untuk melihat adanya gangguan perkembangan, dibutuhkan beberapa test lainnya berupa check list misalnya yang diberikan pada orangtua bila anak masih dibawah 12 bulan. Test Checklist for Autism in Toddlers (CHAT) pada anak berusia 18 bulan atau Autism Screening Questionnaire (ASQ) untuk anak diatas 4 tahun.

Dokter anak kadang juga membutuhkan tenaga professional lainnya untuk mendukung diagnosa, misalnya dokter spesialis perkembangan anak, psikiater, neurologist, atau psikolog. Beberapa ahli lain yang mungkin dapat dilibatkan adalah tenaga ahli gangguan berbahasa pada anak, audiologist (tenaga ahli dalam pendengaran), tenaga sosial, atau ahli terapi fisik.

Beberapa test mendukung lainnya;
– uji fisik
– evaluasi pendengaran
– test laboratorium (misalnya test genetik, metabolisme, MRI, EEG)
– laporan medis keluarga
– uji komunikasi, bicara dan bahasa
– Assessment kognitif dan perilaku (khusus pada kemampuan sosial, permasalahan perilaku, motivasi dan fungsi sensori
– Test akademik (kemampuan belajar)

Diagnosa secara awal pada bayi diperlukan agar simtom autisme tidak terus memburuk ketika ia menjelang dewasa. Bila bayi menunjukkan tanda-tanda kurang baik pada masa beberapa hari atau bulan setelah kelahirannya, janganlah mendiamkan masalah ini (wait and see). Bila kondisi terus memburuk cepatlah bawa ke dokter anak.

ciri-perilaku-autis

Picture from : The Conversation

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Antisocial Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personal Disorder) secara klinis merupakan gangguan karakter kronis seperti sifat menipu,…

Tips Menghadapi Gempa Bumi

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi…

Frotteurism – Paraphilia

06 Sep 2013 pikirdong

Frotteurism merupakan salah satu jenis paraphilia, istilah ini digunakan untuk menggambarkan dorongan seksual yang kuat…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik…

16 Oct 2015 Sayed Muhammad

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai 40 tahun lalu, kini, sekolah-sekolah di…

Gagal Bukan Berarti Kehilangan Segalanya

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Meskipun gagal meraih sebuah bintang, setidaknya kita tidak menggenggam lumpur. (Leo Burnett)   Dari usia masih kecil kita selalu…

Studi Tentang Profil Pengasuhan Orangtua Anak-anak Berprestasi di…

06 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengasuhan orangtua dari anak-anak yang berprestasi. Hal-hal yang ingin…

Edisi Ibu Kota : SIEQ-Asik di Dunia Kerja…

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota! Hari ini tepat 1 minggu saya berada di Ibu kota negara tercinta dengan…

Katakan Saja Tidak!

29 Oct 2015 Sayed Muhammad

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar untuk mengatakan "tidak" yang memang kita…

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

04 Sep 2013 pikirdong

Revolusi komputer dan internet pada saat ini memungkinkan setiap orang untuk melakukan beberapa aktivitas di…

Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

08 Sep 2013 pikirdong

Kecemasan merupakan hal yang normal terjadi pada setiap individu, reaksi umum terhadap stress kadang dengan…

Pemaafan: Penyembuhan Problem Psikologis Individu dan Bangsa

09 Sep 2013 Fuad Nashori

INTISARI Ada dua istilah yang mirip pengertiannya, yaitu pemaafan dan rekonsiliasi. Pemaaafan (forgiveness) adalah menghapus luka-luka…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

26 Jul 2016 pikirdong

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus untuk pejalan kaki (pedestrian), jalur ini…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014