DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Edisi Ibu Kota : SIEQ-Asik di Dunia Kerja…

Salam Tarzan Kota!

Hari ini tepat 1 minggu saya berada di Ibu kota negara tercinta dengan status yang baru, Tarzan Kota. Ya, perjalanan saya menggunakan Transjakarta membuat saya harus bergelantungan menjelajahi Jakarta hingga luar Jakarta. Welcome to the Jungle Kawan!! (^.^)

Petualangan kerja saya berawal di sebuah SMK swasta di Bekasi Timur dan SMK Negeri di daerah Rawamangun. Disana saya membantu SPV saya untuk merekrut siswa yang akan dididik kembali. Ketika dilakukan penyeleksian dan perekrutan kandidat baru yang berasal dari alumni SMK baik negeri maupun swasta, kami akan memprioritaskan para alumni berdasarkan syarat berikut :

  1. Kesesuaian program/minat studi dengan posisi kerja
  2. Pengetahuan Dasar Umum dan Khusus
  3. Performa Siswa
  4. Hasil Psikotest
  5. Pengalaman Magang dan Organisasi
  6. Kemampuan Umum dan Khusus
  7. Rekomendasi

Lalu apa maksudnya judul notes saya? Dan apa hubungannya pengalaman saya dengan judul notes ini?? Sembari memutar lagu sik-asiknya ayu ting-ting saya akan menjelaskannya …

SIEQ yang saya maksud di judul adalah Spiritual, Intelligence, Emotional Quotient. Tiga hal prinsip itulah yang akan membuat kita asik di dunia kerja. Psikotest bertujuan untuk melihat profil kecerdasan, emosi dan spiritualitas secara kuantitatif. Setelah itu mereka akan memasuki tahap wawancara yang bertujuan untuk mengetahui sisi kualitatifnya. Pentingnya syarat Intelligence atau kecerdasan dalam dunia kerja tidak dapat dipungkiri lagi, hampir 100% lowongan kerja pasti menetapkan nilai akademik atau paling tidak tingkat pendidikan sebagai syarat administrasi pertama dan utama. Tapi adakah syarat mengenai E-SQ? Lalu dimana letak urgensi E-SQ dalam dunia kerja? Bagaimana melihatnya?

E-SQ tercermin dalam pengalaman kerja/magang, organisasi, minat dan kepribadian untuk itu maka penting bagi pelamar mencantumkan hal ini pada saat membuat Curriculum Vitae. Misalnya mereka yang menguasai EQ adalah seseorang yang menurut Daniel Goleman, mempunyai empat elemen utama yakni kesadaran tentang diri sendiri (self awareness), pengelolaan diri sendiri (self management), kesadaran sosial (social awareness) dan kecakapan sosial atau  bermasyarakat (social skills).

Berdasarkan hasil penelitian para neurolog dan psikolog, Goleman (1995) berkesimpulan bahwa setiap manusia memiliki dua potensi pikiran, yaitu pikiran rasional dan pikiran emosional. Pikiran rasional digerakkan oleh kemampuan intelektual atau yang popular dengan sebutan “Intelligence Quotient” (IQ), sedangkan pikiran emosional digerakan oleh emosi. Contoh keseharian dalam hal EQ adalah kemampuan berpikir positif terhadap orang lain,  empati, bertanggung jawab, berinteraksi sosial, mampu mengeluarkan emosi marah dan kebencian di saat yang tepat atau pengendalian diri, kerjasama, kecakapan sosial, semangat dan motivasi, serta menghargai orang lain.

Sementara itu SQ berperan dalam melengkapi IQ dan EQ yang dimiliki seseorang. Dengan SQ seseorang dapat mengefektifkan IQ dan EQ yang dimilikinya dengan rambu-rambu sistem nilai agama dan kemanusiaan. Karena itu dia mampu memaknai hidup dan kehidupan dalam konteks yang lebih luas. Misalnya keseimbangan hidup untuk dunia dan untuk akhirat. Menghargai sesama rekan kerja sebagai mahluk Tuhan. Orang seperti ini juga pandai bersyukur atas karunia Tuhan. Dan takut kepada-Nya kalau akan berbuat buruk.

Apa implikasi penguasaan SIEQ dalam dunia pekerjaan? Sudah banyak referensi yang mengatakan bahwa IQ tidak akan berarti apa-apa ketika EQ dan SQ terabaikan. Lembaga di Amerika Serikat yang diberi nama Emotion Quotient Inventory (EQI) telah mengumpulkan data-data orang-orang yang sukses. Hasilnya menunjukkan bahwa peran IQ terhadap keberhasilan seseorang yang sukses rata-rata hanya 6 % sampai  20 % saja. Selebihnya karena peran  EQ dan SQ. Dari informasi seperti itu apakah dengan demikian ketika perusahaan akan membuka peluang atau lowongan kerja tidak diperlukan persyaratan IQ tinggi? Tidak seperti itu. IQ tetap sangat penting dan ia merupakan pintu awal kesuksesan seseorang dalam dunia kerja.

Untuk itu jika ingin asik di dunia kerja, kita perlu mengembangkan SIEQ kita. Bahkan tak hanya bagi yang memasuki dunia kerja, dalam dunia universal sendiri kita juga mengenal istilah Head-Heart-Hand, Kognitif-Afektif-Psikomotorik, Pikiran-Perasaan-Perbuatan, bahkan dalam psikologi ada Id-Ego-Superego dan masih banyak lagi. Ketiga hal ini include di dalam diri kita sebagai bekal menjalani dunia dan akhirat yang akan berfungsi dengan baik bila diseimbangkan. Semoga keseimbangan ini akan melancarkan gerak jiwa kita menuju kesempurnaan, Allahumma amin.

Bagaimana, Asik kan kenal dirimu??

kolom-candra

candrawatiCandrawati Wijaya adalah alumni FPSB Psikologi UII angkatan 2006. Lahir pada tanggal 31 Mei 1989 di Bogor. Sekarang bekerja di Indomobil Learning and Development Centre sebagai HRD dan Trainer “Manajemen Jati Diri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Emosi

08 Sep 2013 pikirdong

Emosi adalah gejolak yang ada pada organisme yang disertai oleh respon terhadap suatu rangsang, di…

5 Kalimat yang Dapat Merusak Cinta Anda

07 Sep 2013 pikirdong

Di dalam menjalin hubungan interpersonal yang mendalam, kadang beberapa orang menggunakan kalimat-kalimat yang dapat membangkitkan…

Pacaran, Adakah Pengaruh Buruknya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Pacaran adalah kata yang tidak asing lagi di pendengaran kita. Apalagi di kalangan remaja. Istilah…

Alkohol dan Pengaruhnya

10 Sep 2013 pikirdong

Kebanyakan orang mengkonsumsi alkohol sebagai akibat tekanan sosial disekelilingnya, misalnya pada anak laki-laki dianggap sebagai…

Salah Kaprah tentang HAM

05 Oct 2016 Bagus Riyono

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Agresivitas dalam Pendidikan: Masalah dan Solusinya

09 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam konteks ke-Indonesiaan saat ini, apa yang dilihat oleh warga negara Indonesia melalui media massa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice…

13 Jul 2017 Sayed Muhammad

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting…

Edisi Ibukota: Gairah Bercita

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Dalam sebuah sesi wawancara kerja, seorang pimpinan bertanya pada saya. " Apa sih sebenernya passion kamu?…

Gangguan Delusi

04 Sep 2013 pikirdong

Gangguan delusi merupakan suatu kondisi dimana pikiran terdiri dari satu atau lebih delusi. ―Delusi diartikan…

Terjebak Penyalahgunaan Narkoba

09 Sep 2013 pikirdong

Beberapa faktor kondisional yang mempengaruhi individu untuk menggunakan narkoba dan terjebak di dalam lingkaran setan…

Kekerasan Terhadap Anak

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Kekerasan terhadap anak (child abusive) terjadi dalam pelbagai kultur, etnis atau kelompok masyarakat. Kekerasan dapat…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014