DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Edisi Ibukota : Tas Tas Integritas!!

Salam Tarzan Kota!

Sudah sampai manakah Tarzan-Tarzan kota menjelajah?? Harapan saya, kita tetap akan bertemu di puncak ya!! Seri sebelumnya membahas mengenai bagaimana mengatasi ”Burn out” yaitu kepenatan fisik,keletihan emosi, penurunan motivasi, sebagai akibat dari stress atau frustasiberkepanjangan yang dirasakan seseorang. ”Nikmat” sekali merasakan puncak ”Burn Out” itu Kawan, sungguh!! Dan lebih nikmatnya lagi adalah.. ketika melihat ”Matahari terbit”. Ya, apalagi jika bukan ”Jalan Terang”. Saya bersyukur ketika seorang HR Manager bersedia meluangkan waktu untuk private sharing yang membuat saya kembali meneguhkan diri berada di jalan saya sekarang. Semoga Allah merahmatinya. Amin.

Pengenalan terhadap permasalahan itu penting. Sangat penting bahkan, sehingga kita bisa mencabut akar masalah dan mengatasi dampaknya. ”Burn Out” adalah sebuah dampak, dan akar masalahnya dalam konteks saya adalah ”FENOMENA INTEGRITAS”. Sering disebut, dielukan, tapi apakah maknanya ”sampai” pada yang membicarakan dan mendengarkannya?? Apa pentingnya INTEGRITAS?

integritas

Integritas sudah menjadi barang langka di tengah ambruknya moralitas yang disebabkan  manusia kini disetir oleh kepentingan ekonominya. Berbagai survei yang dilakukan di perusahaan-perusahaan terkemuka menyebutkan bahwa integritas adalah prasyarat mutlak untuk menjadi seorang pemimpin sejati. Tanpanya, kepemimpinan tidak akan bersinar dan berdampak luas bagi organisasi karena kredibilitas personalnya akan pudar dan kepercayaan orang lain akan sirna. Sayangnya, meski dianggap penting, namun banyak yang mengabaikan karena menurutnya hal ini hanya bisa dipraktekkan dalam kondisi sosial yang ideal. Saat ini, ketika semua orang berprilaku munafik dan menghalalkan berbagai cara untuk meraih tujuannya, integritas adalah hal yang mustahil untuk dipraktekkan. Benarkah pandangan itu? Absolutely NO! Sekali lagi, Integritas adalah prasyarat mutlak untuk meraih sukses dan capaian yang hakiki. Menghasilkan sebenar-benarnya penghormatan, penghargaan dan tauladan.

 

Bagi kebanyakan orang, integritas sering dipadankan dengan kejujuran. Sementara menurut Imam Al Ghazali, kejujuran itu sendiri bermakna luas. Kejujuran dalam berbicara, kejujuran dalam berniat dan kemauan, kejujuran dalam perencanaan, kejujuran dalam pelaksanaan, kejujuran dalam tindakan, dan kejujuran dalam merealisasikan ketentuan agama. Bila seseorang telah memiliki semua sifat itu, barulah dia disebut jujur (Rakhmat, 2006).

Sementara menurut Hendrick dan Ludemen (2002), selain menyentuh dimensi intrapersonal (diri), integritas juga menjangkau dimensi interpersonal (orang lain). Mereka menambahkan kemampuan menepati janji dan memegang tanggung jawab sebagai puncak integritas. Orang yang memiliki integritas tidak suka mengobral janji. Apa adanya dan pantang memelintir fakta. Sikap ini muncul dari nuraninya. Baginya, nurani adalah lilin yang menerangi jalan hidupnya. Bila nuraninya berkata ”ini benar”, maka dia akan bicara ”ya”. Sebaliknya, jika ”ini salah”, maka dia akan berbicara ”tidak”.

 

Lalu,bagaimana caranya kita menjadi pribadi yang memiliki integritas? Simak lanjutan notes ini di halaman ini

 

Referensi :

Hendricks, Gay dan Kate Ludeman, The CorporateMystic : Sukses Berbisnis dengan Hati, Bandung : Kaifa, 2002.

Rakhmat, Jalaluddin, Memaknai Kematian, Jakarta : IIMAN, 2006.

Syari’ati, Ali. Tugas Cendekiawan Muslim, Jakarta : Srigunting, 1996.

 

Inspirasi :

Ust.AM Safwan. Pengasuh Pesantren Mahasiswa Madrasah Murtadha Muthahhari Yogyakarta. Rausyan Fikr Yogyakarta : Islamic Philosphy & Mysticism.

 

kolom-candra

candrawatiCandrawati Wijaya adalah alumni FPSB Psikologi UII angkatan 2006. Lahir pada tanggal 31 Mei 1989 di Bogor. Sekarang bekerja di Indomobil Learning and Development Centre sebagai HRD dan Trainer “Manajemen Jati Diri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Emosi

08 Sep 2013 pikirdong

Emosi adalah gejolak yang ada pada organisme yang disertai oleh respon terhadap suatu rangsang, di…

5 Kalimat yang Dapat Merusak Cinta Anda

07 Sep 2013 pikirdong

Di dalam menjalin hubungan interpersonal yang mendalam, kadang beberapa orang menggunakan kalimat-kalimat yang dapat membangkitkan…

Pacaran, Adakah Pengaruh Buruknya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Pacaran adalah kata yang tidak asing lagi di pendengaran kita. Apalagi di kalangan remaja. Istilah…

Alkohol dan Pengaruhnya

10 Sep 2013 pikirdong

Kebanyakan orang mengkonsumsi alkohol sebagai akibat tekanan sosial disekelilingnya, misalnya pada anak laki-laki dianggap sebagai…

Salah Kaprah tentang HAM

05 Oct 2016 Bagus Riyono

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Agresivitas dalam Pendidikan: Masalah dan Solusinya

09 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam konteks ke-Indonesiaan saat ini, apa yang dilihat oleh warga negara Indonesia melalui media massa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice…

13 Jul 2017 Sayed Muhammad

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting…

Edisi Ibukota: Gairah Bercita

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Dalam sebuah sesi wawancara kerja, seorang pimpinan bertanya pada saya. " Apa sih sebenernya passion kamu?…

Gangguan Delusi

04 Sep 2013 pikirdong

Gangguan delusi merupakan suatu kondisi dimana pikiran terdiri dari satu atau lebih delusi. ―Delusi diartikan…

Terjebak Penyalahgunaan Narkoba

09 Sep 2013 pikirdong

Beberapa faktor kondisional yang mempengaruhi individu untuk menggunakan narkoba dan terjebak di dalam lingkaran setan…

Kekerasan Terhadap Anak

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Kekerasan terhadap anak (child abusive) terjadi dalam pelbagai kultur, etnis atau kelompok masyarakat. Kekerasan dapat…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014