TwitterFacebookGoogle+

Gangguan Tidur (Sleep Disorder)

Gangguan tidur (sleep disorder) merupakan permasalahan yang dihadapi menjelang atau di saat tidur dapat berupa, waktu jam tidur yang kurang, tidur tidak nyenyak, tidur secara berlebihan, tidur berjalan dan pelbagai gangguan lainnya. Gangguan tidur ini berlanjut hingga 2 minggu sampai 1 bulan atau bertahan dalam waktu yang relatif lama. Diperkirakan ada 25% penderita gangguan tidur dialami oleh orangtua atau sekitar 10% populasi secara keseluruhan mengidap gangguan ini.

Beberapa penyebab gangguan tidur

Beberapa penyebab gangguan tidur dapat berupa;
– Usia. Pada orang dewasa normal dibutuhkan 8 jam waktu untuk tidur, seiring dengan penambahan usia jam waktu tidur semakin menurun, pada usia 60 tahun ke atas rata-rata waktu yang digunakan oleh orangtua untuk tidur adalah 6 jam.
Kecemasan
– Ketergantungan pada alkohol, pengguna atau masa transisi dari terapi alkohol
– Kelebihan tidur pada siang harinya
Depresi
– Penggunaan narkotika seperti amphetamine dan kokain
– Stimulan tertentu berupa nikotin, kopi, alkohol, atau makanan tertentu
Stress dan rasa cemas berlebihan
– Gangguan pada sistem urin yang membuat individu terus berjaga untuk ke kamar mandi
– Jam kerja dimalam hari
– Situasi atau kondisi medis berupa kelebihan thyroid, ephedrine, phenylpropanolamine, dan sebagainya
– Penyakit, seperti penyakit tulang, pembesaran prostat, cystitis, atau chronic obstructive pulmonary disease (COPD)
– Kekurangan atau kelebihan cahaya di dalam kamar
– Lingkungan tempat tinggal yang gaduh, seperti ditepi jalan raya, rel kereta api atau tempat keramaian lainnya
– Gangguan pola tidur, tidur yang tidak nyenyak, mudah terbangun

Gangguan tidur paling banyak ditemukan pada individu yang mengalami stress, kecemasan atau depresi. Insomnia merupakan simtom yang sering muncul pada gangguan maladjustment diatas.

Disclaimer:
Website pikirdong hanya memberikan informasi semata mengenai beberapa simtom, artikel psikologi, kesehatan, termasuk kemungkinan di dalamnya tersebut nama-nama alat test psikologi atau obat-obatan. Artikel ini tidak boleh dijadikan sebagai rujukan atau acuan untuk diagnosa ke dokter.

 

Beberapa jenis gangguan tidur

1) Insomnia
Isomnia adalah tidak puas dengan jumlah atau kualitas tidur atau sering diartikan sebagai kesulitan untuk tidur. Dikatakan mengalami insomnia bila ketidaknyamanan untuk tidur tersebut dialami selama (minimal) dalam 2-3 minggu. Pada tingkat kronis gangguan ini dapat bersifat menetap atau dalam jangka waktu yang lebih lama. Isomnia disebabkan oleh beberapa kondisi seperti kecemasan, stres, depresi, (minuman) kopi, alkohol atau kondisi medis lainnya

2) Hypersomnolence
hypersomnolence atau sering juga dikenal dengan hypersomnia dimana individu tidur dalam jumlah waktu yang lebih lama dibandingkan waktu tidur individu normal (6-8 jam). Hypersomnia juga dialami bagi mereka yang mengalami pengobatan medis atau disebabkan oleh kondisi medis tertentu, misalnya pada penderita yang menjalani pengobatan kemoterapi kanker.

Beberapa tipe jenis hypersomnolence ini antara lain adalah

a) Apnea Apnea lebih sering dialami oleh orang-orang yang mengalami kegemukan (obesitas), atau pada orang mempunyai leher yang lebih pendek yang disebabkan oleh berat badan lebih. Apnea ditandai dengan berhentinya pernafasan sesaat (beberapa detik) selama dalam tidur seperti kesulitan untuk bernafas. Diduga akibat kekurangan oksigen di dalam otak, akumulasi asam di darah, peningkatan tekanan pada batang otak, tekanan darah tinggi, atau kegagalan fungsi hati. Dugaan lainnya diperkirakan adanya kerusakan syaraf otak yang berhubungan dengan sistem pernafasan. Apnea dapat menimbulkan kematian, kondisi ini disebut dengan sudden infant death syndrome (SIDS)

b) Narcolepsy
Gangguan tidur berupa individu kesulitan untuk mengontrol atau tertidur secara tiba-tiba dalam beberapa menit atau sejam. Dalam sehari dapat terjadi beberapa kali. Beberapa simtom seperti halusinasi hypnagogik yakni halusinasi yang terjadi pada saat mulai tertidur, individu berada dalam terjaga dan ambang tidur. Simtom lainnya adalah sleep paralysis yakni kelumpuhan dimana tubuh tidak dapat bergerak selama proses tidur terjadi. Sleep paralysis kadang tidak dikaitkan dengan kemunculan narkolepsi, namun beberapa individu penderita narkolepsi juga mengalami sleep paralysis.

c) Idiopathic hypersomnia
Gangguan oversleep pada penderita gangguan mental.

3) Episodic Nocturnal Event
Merupakan gangguan tidur berupa terjaga ditengah malam karena disebabkan oleh beberapa faktor seperti night terror, mimpi buruk atau disebabkan oleh somnambulism

Treatment

Pengobatan gangguan tidur dapat dilakukan sendiri dengan beberapa cara;
1) Menghindari minuman beralkohol. Hindari juga minuman kopi, paling tidak 8 jam sebelum tidur. Hindari jenis simultan seperti nikotin pada rokok.
2) Usaha tidur pada jam tertentu secara teratur. Jangan tidur bila Anda masih tidak mengantuk atau dalam keadaan segar.
3) Jangan meletakan perangkat elektronika di dalam kamar seperti televisi dan komputer. Alat-alat tersebut akan membuat Anda semakin sulit untuk tidur.
4) Anda bisa berkhayal atau melakukan teknik relaksasi sebelum tidur
5) Segera bangun dari tempat tidur bila Anda sudah bangun di pagi hari, biarpun merasakan kebosanan untuk melakukan aktivitas.
6) Beberapa metode untuk mendapatkan kenyamanan bila sulit tidur dapat dilakukan dengan membaca buku, mendengar musik, atau mandi sebelum tidur
7) Lakukan olahraga bila mempunyai permasalahan tidur, lakukan sebelum waktu tidur setidaknya dua jam menjelang jam tidur.
8) Bila Anda sudah menikah, cobalah untuk melakukan hubungan seksual menjelang tidur.
9) Jangan tidur bila emosi dari rasa cemas dan stres sedang berkecamuk dalam pikiran. Bila pikiran negatif muncul secara terus-menerus ketika Anda mulai merebahkan diri di ranjang, cobalah untuk keluar kamar sebentar

Untuk mengetahui gangguan tidur diperlukan beberapa alat test yang mendukung simtom-simtom yang ada misalnya test psikologi, pencatat gelombang aktivitas otak (Electroencephalograph, EEG) dan Thyroid tests (berupa TSH, T3, T4). Alat polysomnography digunakan untuk mendiagnosa insomnia.

Pengobatan secara medis diperlukan bila pengobatan sendiri gagal dilakukan, beberapa jenis antidepressant seperti Elavil (amitriptyline) sering digunakan bagi individu yang mengalami kesulitan tidur. Namun, insomnia yang disebabkan oleh depresi haruslah didahulukan pemberian terapi depresi terlebih dahulu. Benzodiazepines jenis Valium (diazepam) atau Ativan (lorazepam) merupakan jenis obat medis yang digunakan untuk mengurangi kecemasan juga memberikan efek tidur. Perlu diketahui bahwa pemberian obat-obat ini diperlukan kontrol dengan ketat, beberapa efek samping dapat terjadi pada individu selain adiktif.

Beberapa obat jenis Ambien (zolpidem) dan Sonata (zaleplon) memberikan reaksi cepat, namun sifat adiktif lebih kuat dibandingkan benzodiazepines dampak lainnya seperti munculnya alergi pada orang tertentu. Ambien dan Sonata sangat berbahaya dipakai bila dalam perjalanan, reaksi cepat membuat individu cepat tertidur. Obat ini direkomendasikan pada pemakai yang tidak pergi kemana-mana setelah mengkonsumsi obat tersebut.

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Mengenal Dyslexia Pada Anak

13 Oct 2015 pikirdong

Dyslexia (disleksia) merupakan ketidakmampuan belajar (learning disability) yang dialami oleh seseorang dimana individu tidak mampu…

Edisi Ibukota : Integritas & Solusi Cara

15 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Kita sudah mengetahui fenomena , pandangan dan pengertian dari integritas pada notes sebelumnya. Sekarang mari…

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

04 Sep 2013 pikirdong

Revolusi komputer dan internet pada saat ini memungkinkan setiap orang untuk melakukan beberapa aktivitas di…

Obsessive Compulsive Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian obsesif-kompulsif (Obsessive Compulsive Personality Disorder; OCPD) adalah suatu kondisi karakter dengan gangguan kronis…

Beberapa Jalan Menetaskan Ide-ide Kreatif Perspektif Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Tulisan ini akan menunjukkan proses-proses terjadinya kreativitas dalam perspektif Psikologi Islami. Perspektif psikologi Islami mempercayai…

Research : The Creative Process of Indonesian Muslim…

07 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT The purpose of this study is to examine the creative process of Indonesian Muslim writers.…

Dimensi Sosial Puasa

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Puasa merupakan salah satu ibadah penting umat beragama, terutama umat Islam. Dalam Islam, sebagian puasa…

Parafilia Yang Tidak Terdefinisi

06 Sep 2013 pikirdong

Ada banyak jenis paraphilia yang disebut-sebut dalam pelbagai referensi, namun APA (American Psychiatric Association)  tidak…

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Perkawinan bukanlah suatu pengikat yang memberikan kebebasan untuk saling menyakiti pasangan hidupnya. Dengan adanya perkawinan…

Bila Anda Mendapat Tawaran Pemotretan Sensual?

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Gadis-gadis Indonesia bugil mulai bermunculan di internet sekitar tahun 1997. Gambar sensual tersebut bermunculan tidak…

Gagal Bukan Berarti Kehilangan Segalanya

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Meskipun gagal meraih sebuah bintang, setidaknya kita tidak menggenggam lumpur. (Leo Burnett)   Dari usia masih kecil kita selalu…

5 Fakta Fantasi Seks Pria

09 Sep 2013 pikirdong

Apa yang dipikirkan pria bila membaca kata “seks”? Apa yang dibayangkan oleh pria bila menemukan…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014