DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

General Anxiety Disorder (GAD)

Gangguan kecemasan umum (general anxiety disorder; GAD) merupakan bentuk gangguan kecemasan dimana individu secara terus-menerus merasakan ketegangan yang tinggi dalam kehidupan sehari-harinya. Hampir secara keseluruhan waktu yang dimiliki individu cenderung bereaksi secara berlebihan terhadap stres yang ringan sekalipun. Penderita gangguan kecemasan ini tidak mampu membuat dirinya santai, secara terus-menerus merasa takut dengan hal-hal yang menyangkut masa depan, pengambilan keputusan dan sulit untuk berkonsentrasi.

Individu yang mengalami gangguan kecemasan umum berkaitan erat dengan kemunculan serangan panik, suatu episode ketakutan berat dan terjadi secara mendadak. Perasaan ini ditandai dengan meningkatnya debaran jantung secara cepat, tremor, berkeringat, sesak napas, mual dan pingsan. Penderita GAD mungkin tidak mengetahui secara pasti mengapa mereka mengalami ketakutan (free-floating), hal ini disebabkan kecemasan yang muncul tidak dipicu oleh peristiwa tertentu saja melainkan dalam pelbagai situasi pemicu stres yang beragam.

Simtom

Secara diagnostik seseorang dikatakan GAD bila luapan kecemasan muncul dalam setiap hari secara bervariasi selama ―setidaknya selama 6 bulan. Beberapa simtom yang ada lainnya;
– Kekhawatiran terhadap sesuatu hal yang tidak pasti
– Sulit berkonsentrasi
– Gelisah, tidak dapat bersikap santai
– Kesulitan tidur atau mengalami gangguan tidur
– Kecemasan setiap saat atau pada saat tertentu setiap harinya
– Sering berdebar tanpa sebab yang jelas
– Pucat, mudah letih dan tubuh terasa lebih hangat
– Mual dan rasa sesak napas bahkan kadang seperti kejang
– Sakit kepala
– Ketegangan otot
– Gemetar dan berkeringat
– Sering ke kamar mandi

Individu yang mengalami GAD ringan dapat berfungsi penuh secara sosial dan dapat melakukan pekerjaan dengan baik, mereka tidak selalu menghindari situasi sebagai akibat gangguan kecemasan tersebut, akan tetapi mereka kesulitan dalam melakukan beberapa kegiatan sehari-harinya ketika terjadinya peningkatan kecemasan. Kemunculan GAD tidak terjadi dengan begitu saja, sering diawali dengan kemunculan gangguan kecemasan (anxiety disorder), depresi atau pengalaman trauma dan kekerasan pada masa lalu.

GAD kronis

  • Debaran jantung yang kuat
  • Mudah terprovokasi terhadap hal-hal kecil yang membuat perubahan gejolak emosi
  • Takut tanpa sebab atau terhadap sesuatu hal yang tidak jelas
  • Putus asa dan merasa tidak berdaya
  • Sulit dalam mengambil keputusan
  • Gugup dan sesnsitif setiap saat
  • Cemas hampir setiap saat
  • Sering merasa letih
  • Tegang setiap waktu

 

Treatment

Medikasi
Treatment GAD pada dasarnya hampir sama dilakukan pada penderita gangguan kecemasan lainnya.
Obat acuan SSRI (Selective Serotonin-Reuptake Inhibitors) adalah Venlafaxine (Effexor). Penggunaan obat jenis SSRI ini memunculkan rasa gugup pada pengguna awal, disamping itu jenis obat-obatan ini haruslah dibawah pengawasan dokter secara ketat. Dosis yang tidak tepat dapat mengakibatkan terjadinya penurunan (disfungsi) seksual.

Obat jenis tricyclics dapat berupa imipramine (Tofranil)

Jenis obat anti kecemasan lainnya;
Clonazepam (Klonopin), alprazolam (Xanax) digunakan bila disertai dengan adanya serangan panik.
Buspirone (Buspar), merupakan azapirone, adalah jenis obat terbaru dalam pengobatan anti cemas untuk pasien dengan gangguan GAD. Efek penggunaan obat ini adalah munculnya rasa sakit kepala, gugup dan pusing. Tidak seperti benzodiazepines, buspirone haruslah digunakan secara konsisten setidaknya 2 minggu untuk dapat melihat hasil yang lebih baik.

Psikoterapi
Psikoterapi yang sering digunakan untuk gangguan GAD adalah cognitive-behavioural therapy (CBT), sama halnya dengan treatment yang diberikan pada gangguan cemas pada umumnya. Lamanya terapi minimal dilakukan adalah selama 12 minggu, biasanya dipilih group terapi dengan kondisi anggota group adalah sama dengan pasien dianggap lebih efektif dalam penyembuhan.

Dalam CBT, terapis akan memberikan latihan pernafasan dan teknik relaksasi ketika menghadapi kecemasan, dalam terapi ini terapis berusaha membantu pasien menemukan ketenangan dengan menciptakan rileks dalam diri individu, bersamaan dengan itu pasien juga diberikan sugesti bahwa kecemasan-kecemasan yang muncul itu tidak realistis.

CBT diberikan bila adanya keinginan dan kerjasama antara pasien dan terapis untuk efektivitas treatment yang akan dilakukan. Pasien haruslah bekerjasama sepenuhnya dan melakukan semua perintah-perintah yang terapis berikan, oleh karenanya CBT tidak akan diberikan bila tidak adanya keinginan pasien untuk melakukan psikoterapi. Pada akhir CBT, beberapa tugas akan diberikan oleh terapis untuk dikerjakan dan dilakukan oleh pasien di rumah, pasien juga harus melaporkan efektivitas dan kemajuan yang diraihnya selesai CBT diberikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Deteksi Secara Dini Gangguan Autis

05 Sep 2013 pikirdong

Beberapa anak dengan gangguan autis telah menunjukkan beberapa tanda-tanda adanya gangguan tersebut sejak awal masa…

Wanita Lebih Mudah Stres?

10 Sep 2013 Sayed Muhammad

Menurut Georgia Witkin dalam bukunya The Female Stress Syndrome (1991), wanita memiliki penyebab stres yang…

Hospice: Tempat Perawatan Orang yang Hampir Meninggal

03 Sep 2013 Sayed Muhammad

Beberapa tahun lalu, tetangga saya mengidap kanker payudara, setelah melakukan operasi di tanah air sebelumnya,…

Kenakalan Remaja

10 Sep 2013 pikirdong

Bila kita menemukan kata “kenakalan remaja” maka terlintas dalam benak kita, apakah ada yang disebut…

Ketergantungan Komputer dan Internet: Tips dan Treatment

04 Sep 2013 pikirdong

Ketergantungan pada internet dan komputer memberikan dampak buruk dan perilaku baik secara langsung ataupun secara…

Tanpa Pacar Bikin Bete?

09 Sep 2013 pikirdong

Banyak orang merasa tidak nyaman dengan kondisi hidup sendiri tanpa pacar disamping. Mereka menciptakan momok…

Orientasi Nilai Budaya dan Pemaafan pada Mahasiswa

05 Sep 2015 Fuad Nashori

Abstract The aim of this research is to find out relationship between Javanese cultural value orientation…

Kleptomania

06 Sep 2013 pikirdong

Kleptomania merupakan gangguan kebiasaan dan impuls (impulse control disorder) yang mengakibatkan dampak-dampak negatif bagi perkembangan…

Berbagi Berbuah Nikmat

10 Sep 2013 Ardiman Adami

Pernah mendengar kisah ‘Sepotong Roti’ dari Ustadz Yusuf Mansur? Jika belum, ceritanya begini: Alkisah, ada…

Episode Depresi

06 Sep 2013 pikirdong

Episode depresi digolongkan pada rentang waktu kemunculan depresi yang relatif singkat, pada umumnya penderita episode…

Narcissistic Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsisistik merupakan gangguan mental dimana individu merasa dirinya…

Menghentikan Ketergantungan pada Alkohol

12 Sep 2013 pikirdong

Beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada alkohol:    Hanya diri Anda…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014