DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Insomnia

Insomnia adalah gangguan tidur dimana individu tidak puas dengan jumlah atau kualitas tidur atau sering diartikan sebagai kesulitan untuk tidur. Dikatakan mengalami insomnia bila ketidaknyamanan untuk tidur tersebut dialami selama (minimal) dalam 2-3 minggu. Pada tingkat kronis gangguan ini dapat bersifat menetap atau dalam jangka waktu yang lebih lama. Isomnia disebabkan oleh beberapa kondisi seperti kecemasan, stres, depresi, (minuman) kopi, alkohol atau kondisi medis lainnya.

Simtom Umum Insomnia

1) Kesulitan untuk tidur atau tidak bisa tidur
2) Terbangun beberapa kali ditengah malam (multiple awakening)
3) Bangun lebih awal dipagi hari padahal belum mencukupi waktu tidur yang normal (7-8 jam)
4) Malas beranjak dari ranjang tanpa rasa mengantuk
5) Gangguan pikiran-pikiran negatif dan mimpi buruk

Penyebab kemunculan insomnia;

– Tidur berlebihan pada siang hari
– Penyakit fisik seperti gangguan pada sistem urin yang membuat individu terus berjaga untuk ke kamar mandi
– Tubuh tidak nyaman dan kelelahan (fatigue)
– Depresi
– Lingkungan tempat tinggal yang gaduh, seperti ditepi jalan raya, rel kereta api atau tempat keramaian lainnya
– Kecemasan atau stres yang sedang dialami individu
– Perokok berat dan alkoholik
– Tidur pada waktu yang tidak tepat pada siang hari, seperti menjelang malam

Jenis Insomnia

1) Initial insomnia, merupakan gangguan sulit masuk kedalam proses tidur
2) Delayed insomnia, merupakan gangguan dimana individu tidur hanya beberapa jam saja dan mengalami kesulitan untuk tidur kembali
3) Broken insomnia, individu sering terbangun berkali-kali dalam proses tidurnya sehingga kurang merasa nyenyak.

Bila Kesulitan Tidur Muncul

Rasa cemas secara berlebihan membuat seseorang sulit untuk tidur. Bila Anda kesulitan memasuki proses tidur selama 30 menit, namun mata tidak terpejam juga, cobalah untuk membaca buku. Lakukan relaksasi untuk memberikan rasa nyaman pada anggota tubuh. Tariklah nafas yang panjang, lepaskan perlahan sampai Anda dapat merasakan perubahan dalam diri Anda. Bila tindakan ini tidak efektif dengan bertambahnya rasa cemas, keluarlah dari kamar Anda. Lakukan aktivitas yang dapat membuat Anda merasa lelah atau membuat ngantuk. Nonton televisi dapat Anda lakukan untuk itu.

Rasa cemas yang muncul sangat tergantung pada kemampuan Anda dalam mengendalikan pikiran-pikiran. Ahli NLP (neuro linguistic programming) menyarankan untuk mengendalikan pikiran dengan cara berpikir positif, cara yang ampuh untuk mengusir kecemasan dengan mensugesti diri Anda sendiri dalam pikiran bawah sadar. Misalnya, mensugesti diri dengan mengatakan bahwa Aku dapat melakukannya, aku pasti dapat melewati permasalahan itu, aku pasti dapat tidur dengan nyenyak dan sebagainya secara berkali-kali pada diri Anda sendiri.

Insomnia dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan seperti perubahan rangka badan dan tubuh kehilangan sistem imun untuk melawan infeksi, sehingga pengidap insomnia mudah terserang pelbagai jenis penyakit. Insomnia juga membuat perubahan jadwal tidur menjadi terbalik, insomnia membuat individu tertidur di siang hari (sepanjang hari) dan pada malam hari menjadi terjaga, beberapa akibat dari kondisi tersebut pengemudi kendaran (pengidap insomnia) mudah tertidur saat menyetir yang mengakibatkan kecelakaan.

Treatment

Polysomnography, merupakan alat yang dapat mendeteksi kerja otak pada insomnia, alat ini dapat mendeteksi apakah seseorang mengalami insomnia atau tidak disamping dari beberapa simtom yang ada. Penderita depresi yang mengalami insomnia haruslah menjalani terapi terlebih dahulu atau secara bersamaan, biasanya sembuhnya depresi diikuti dengan hilangnya insomnia yang diderita.

Dalam medikasi, obat insomnia yang menjadi acuan adalah fenobarbital. Jenis obat-obatan seperti Nitrazepam, Trizolam, Estazola dan Koralhidrat. Pengobatan secara medis diperlukan bila pengobatan sendiri gagal dilakukan, beberapa jenis antidepressant seperti Elavil (amitriptyline) sering digunakan bagi individu yang mengalami kesulitan tidur.

Pemberian benzodiazepine diberikan pada penderita insomnia yang disertai kecemasan, yang sulit memasuki proses tidur, jenis obat-obatan prolong patent phase antiinsomnia diberikan pada penderita delayed insomnia. Pemberian obat-obatan haruslah dibawah kontrol ketat dari kedokteran. Beberapa efek samping yang mungkin dapat muncul dari obat-obat antiinsomnia adalah;

– Supresi susunan saraf pusat (SSP) pada saat tidur yang dapat menimbulkan koma
– Penggunaan tanpa waktu terbatas dapat memunculkan rage reaction, (perilaku agresif)
Sleep apnea syndrome (lihat gangguan tidur)
– Penyakit saluran pernafasan kronik
– Obat antiinsomnia tidak boleh diberikan pada ibu hamil terutama pada 3 bulan kehamilan.

Mencegah Kemunculan Insomnia

1) Pengaturan jam tidur. Tidur secara teratur dan bangun pada jam yang sama
2) Hindari pemakaian alkohol, rokok dan minum kopi
3) Hindari melakukan pekerjaan yang dapat memicu stress muncul menjelang tidur
4) Jangan membawa cemilan atau makan di kamar tidur (ranjang)
5) Hindari makan daging menjelang tidur, minimal 2 jam sebelumnya.
6) Olahraga secara teratur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Emosi

08 Sep 2013 pikirdong

Emosi adalah gejolak yang ada pada organisme yang disertai oleh respon terhadap suatu rangsang, di…

5 Kalimat yang Dapat Merusak Cinta Anda

07 Sep 2013 pikirdong

Di dalam menjalin hubungan interpersonal yang mendalam, kadang beberapa orang menggunakan kalimat-kalimat yang dapat membangkitkan…

Pacaran, Adakah Pengaruh Buruknya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Pacaran adalah kata yang tidak asing lagi di pendengaran kita. Apalagi di kalangan remaja. Istilah…

Alkohol dan Pengaruhnya

10 Sep 2013 pikirdong

Kebanyakan orang mengkonsumsi alkohol sebagai akibat tekanan sosial disekelilingnya, misalnya pada anak laki-laki dianggap sebagai…

Salah Kaprah tentang HAM

05 Oct 2016 Bagus Riyono

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Agresivitas dalam Pendidikan: Masalah dan Solusinya

09 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam konteks ke-Indonesiaan saat ini, apa yang dilihat oleh warga negara Indonesia melalui media massa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice…

13 Jul 2017 Sayed Muhammad

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting…

Edisi Ibukota: Gairah Bercita

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Dalam sebuah sesi wawancara kerja, seorang pimpinan bertanya pada saya. " Apa sih sebenernya passion kamu?…

Gangguan Delusi

04 Sep 2013 pikirdong

Gangguan delusi merupakan suatu kondisi dimana pikiran terdiri dari satu atau lebih delusi. ―Delusi diartikan…

Terjebak Penyalahgunaan Narkoba

09 Sep 2013 pikirdong

Beberapa faktor kondisional yang mempengaruhi individu untuk menggunakan narkoba dan terjebak di dalam lingkaran setan…

Kekerasan Terhadap Anak

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Kekerasan terhadap anak (child abusive) terjadi dalam pelbagai kultur, etnis atau kelompok masyarakat. Kekerasan dapat…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014