DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Ketergantungan Komputer dan Internet: Tips dan Treatment

Ketergantungan pada internet dan komputer memberikan dampak buruk dan perilaku baik secara langsung ataupun secara perlahan di kemudian hari. Pemerintahan Amerika Serikat menganggap hal ini merupakan hal serius yang perlu segera ditangani, menurut laporan IntelliQuest, sebuah perusahaan yang melakukan survei terhadap marketing industri di internet menyebutkan bahwa sekitar 51 juta orang Amerika menggunakan internet pada tahun 1997, sekitar 20% pengguna internet tersebut menggunakan internet lebih dari 10 jam perminggunya.

sponsor1Menurut penelitian dari Stanford University School of Medicine Study, 1 dari 8 penduduk Amerika ketergantungan pada internet, 14 % kesulitan diri untuk melepaskan komputer dan internet untuk beberapa hari, 5,9% menggunakan internet secara berlebihan untuk menjalin hubungan dengan orang lain, 8,2% menggunakan internet sebagai pelarian diri dari masalah.

Permasalahan ketergantungan pada internet bukan saja dirasakan oleh penduduk Amerika, Pemerintahan China melaporkan (1997) bahwa 13% remaja di China gandrung dengan internet, beberapa diantaranya ditangkap di cafe-cafe internet (warnet) karena pemerintahan China melarang anak-anak dan remaja yang belum cukup umur untuk masuk ke cafe tersebut. Pemerintahan China juga melaporkan 70% remaja itu telah dilakukan penyembuhan dan lebih dari 1.500 remaja telah mendapatkan treatmen penyembuhan dari komputer dan internet adiktif.

Pemerintahan Jerman pada tahun 2003 mendirikan pusat rehabilitasi ketergantungan di sebuah kota Boltenhagen, ada satu juta anak-anak mengikuti pelatihan untuk mengatasi ketergantungan pada komputer dan internet di negera itu.

Waktu Ideal

Laporan dari Leonard Holmes. PhD, dalam tahun yang sama menyebutkan rata-rata pengguna internet menghabiskan waktunya 19 jam perminggunya. Banyak penelitian lain juga menyebutkan bahwa mahasiswa menghabiskan waktunya 11 jam setiap minggunya untuk ber-online (Scherer, 1997).

Masih terjadi perdebatan mengenai jumlah waktu yang ideal untuk menggunakan komputer dan internet sampai sekarang ini. Para ahli menyimpulkan bahwa tidak ada waktu yang disebut normal atau abnormal dalam penggunaan internet, hal ini sangat tergantung pada setiap individu, beberapa orang dapat bertahan lebih dari 5 jam setiap harinya di depan komputer namun tidak memberikan dampak-dampak buruk bagi individu tersebut, namun bagi beberapa orang lainnya online 7 jam setiap minggu justu terjadi peningkatan kompulsif untuk menggunakan internet secara intens meskipun dalam waktu yang singkat dalam seharinya.

Terpenting dari semua itu, penggunaan komputer yang tidak sehat bila menganggu keseimbangan antara kehidupan nyata dan dunia cyberspace, artinya individu mampu mengontrol dorongan-dorongan untuk beronline, tidak mempengaruhi kehidupan cyberspace dalam perilaku kesehariannya, individu mampu menyelesaikan tugas-tugas kesehariannya tanpa terganggu dari dorongan impuls untuk berinternet.

 

Tips Untuk Diri Sendiri Agar tidak Berketergantungan Pada Internet

Dibawah ini beberapa cara yang dapat dilakukan agar tidak bergantung pada komputer dan internet

  • Meskipun internet dan komputer memberikan pengaruh terhadap depresi, penyalahgunaan obatan-obatan, alkohol dan kecemasan. Lebih baik komputer dan internet tidak digunakan sebagai pelarian dari kondisi tersebut, ikutlah terapi penyembuhan terlebih dahulu agar tidak menjadi suatu kebiasaan atau teradiktif karenanya
  • Bila menghadapi permasalahan dalam hubungan, amarah, dan stres gunakan coping skill dalam kehidupan nyata, berusahalah melakukan sesuatu hal dengan menyelesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu, gunakan internet hanya sebagai mencari tahu tips-tips yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan pilihlah website yang bisa dipercaya dalam memberikan solusi menghadapi permasalahan tersebut
  • Mengikuti kegiatan-kegiatan sosial dan kemasyarakatan dalam kehidupan sehari-hari akan lebih nyata dibandingkan didapat di internet, dukungan dan support secara langsung atau dukungan moril akan mudah didapat dalam kehidupan nyata, disamping itu, berhubungan atau melakukan kontak sosial secara langsung akan mengatur perilaku individu sesuai dengan norma dan batasan yang berlaku di dalam masyarakat dan hal ini berbeda jauh dengan aturan-aturan di cyberspace
  • Jangan melakukan registrasi pada jenis website yang sama. Tidak perlu melakukan registrasi pada website social networking (seperti Facebook, Twitter, Myspace, dll) yang mempunyai fitur dan fasilitas yang mirip bila tidak perlu. Website-website tersebut akan mengikat Anda untuk terus melakukan online.
  • Sebelum melakukan online, tentukanlah tujuan terlebih dahulu, tentukan batas waktu yang kira-kira akan terpakai, misalnya tujuan Anda online untuk mengecheck email dan kira-kira membutuhkan waktu 15-20 menit, maka Anda tidak perlu melakukan surfing hingga melebih batas waktu tersebut, banyak individu kesulitan mengontrol perihal ini, kebanyakan mereka mengatakan akan online beberapa menit, tetapi menghabiskan waktu berjam-jam lamanya
  • Selama komputer masih menyala dan melakukan online, rasanya sangat sulit untuk berhenti. Terlalu banyak hal-hal yang ingin dan belum dilakukan, seperti pekerjaan yang tidak akan terselesaikan, Anda bisa mengatur waktu pemakaian komputer untuk turn off dengan sendirinya, atau berhenti koneksi internet setelah settingan waktu yang Anda inginkan.
  • Lakukan aktivitas tertentu bila Anda merasa bosan, jadikanlah komputer sebagai alternatif terakhir sebagai sarana penghibur. Olahraga, mengikuti kerja sosial, mengunjungi orang sakit, aktivitas lain yang melibatkan atau berhubungan dengan orang lain dapat dilakukan dan lebih bermanfaat dalam meningkatkan kecerdasan intra-interpesonal.

 

Treatment

Treatmen untuk beberapa perilaku adiktif seperti ketergantungan pada internet dan komputer sangatlah kompleks, bagi beberapa ahli, beranggapan bahwa ketergantungan ini sifatnya bukanlah hal serius yang berdampak pada terbentuknya patologis, sama halnya dengan beberapa bentuk adiktif lainnya seperti ketergantungan pada televise (television addiction). Disamping itu belum ada pola-pola treatmen khusus yang dapat digunakan bagi setiap orang, faktor kemunculan sifat adiktif itupun sendiri berbeda antar individu. Sementara, bagi beberapa orang sifat adiktif itu pun berguna dalam menekuni pekerjaannya.

Oleh karena itu, para ahli menyimpulkan bahwa proses rekoveri itu sendiri dilakukan bila individu bener-benar merasakan adanya gangguan dalam kehidupan sosial berhubungan dengan kebiasaanya itu. Kadangkala, individu yang bergantung pada komputer berperilaku seperti seorang antisosial, ia dapat menghabiskan waktu berjam-jam lamanya di depan komputer, namun tidak berarti bahwa ia benar-benar seorang yang antisosial, ia mampu bergaul dengan masyarakat dan tidak ada masalah dalam hubungan interpersonal itu sendiri. Jadi, proses treatment dilakukan bila adanya permintaan dari individu tersebut, karena kebanyakan individu yang bekerja dengan komputer atau membutuhkan internet dalam pekerjaannya jelas-jelas akan menolak kerjasama dalam proses treatmen.

Bagi beberapa orang permasalahan ketergantungan pada internet dan komputer dapat mengatasi masalah tersebut dengan sendirinya. Penjadwalan penggunaan komputer sangatlah membantu. Beberapa program yang mengatur batas pakai komputer sedikitnya telah memberikan kontribusi terhadap pemakaian komputer yang tidak terbatas.

Terapi

Terapi yang sering digunakan dalam penyembuhan ketergantungan pada komputer dan internet yang sering digunakan adalah CBT (Cognitive Behavioral Therapy). Sementara hanya sedikit kasus dimana diperlukan jenis obat-obatan medis dalam menangani jenis ketergantungan ini.

Treatmen dilakukan tidak bertujuan untuk memutuskan samasekali hubungan kebiasaan dalam penggunaan komputer, melainkan treatmen bertujuan untuk menurunkan frekuensi pemakaian, dan mengatur individu agar dapat menggunakan komputer dan internet sesuai dengan kebutuhan, menghilangkan aktivitas-aktivitas yang tidak berguna (useless) dalam online, dsb.

CBT juga memberikan tawaran kepada individu untuk berpikir secara rasional dalam pemakaian komputer, dalam terapi kadang juga dilakukan konfrontasi terhadap kebiasaan perilaku klien, misalnya saja, individu yang terbiasa melakukan online di pagi hari akan kembali melakukan online di malam hari untuk mengecheck email, komentar dsb. Dalam terapi CBT tersebut individu akan dilakukan reinforcement terhadap skejul yang telah ditetapkan secara bersama.

Artikel yang berhubungan

 

Ketergantungan Komputer dan Internet
Simtom dan Dampak dari Internet Adiktif

Bagi beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer, misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku atau pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor dan menghabiskan 8 jam setiap harinya.

 

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

Bagi beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer, misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku atau pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor dan menghabiskan 8 jam setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Enaknya Duduk di Barisan Depan Kelas!

08 Sep 2013 pikirdong

Duduk di barisan paling depan kelas memang rada seram, perasaan was-was selalu kebayang karena selalu…

Insomnia

08 Sep 2013 pikirdong

Insomnia adalah gangguan tidur dimana individu tidak puas dengan jumlah atau kualitas tidur atau sering…

Mengejar Kebahagiaan

09 Sep 2013 Ardiman Adami

Bilamana Anda merasa bahagia? Apakah ketika Anda meraih kesuksesan, kekayaan, atau kesenangan? Tentu saja Anda…

Dampak Penyalahgunaan Narkoba

12 Sep 2013 pikirdong

Beberapa dampak penyalahgunaan narkoba; Dampak biofisiologis 1. Penyebaran HIV, Hepatitis dan beberapa penyakit menular Lainnya  Penyalahgunaan narkoba…

Gangguan Delusi

04 Sep 2013 pikirdong

Gangguan delusi merupakan suatu kondisi dimana pikiran terdiri dari satu atau lebih delusi. ―Delusi diartikan…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

26 Jul 2016 pikirdong

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus untuk pejalan kaki (pedestrian), jalur ini…

Penyakit Hati: Tanda, Sebab, Upaya Penyembuhan

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam Islam, suci dan kotornya hati memiliki arti yang sangat penting. Hati yang suci dan…

Emosi

08 Sep 2013 pikirdong

Emosi adalah gejolak yang ada pada organisme yang disertai oleh respon terhadap suatu rangsang, di…

Paranoid Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian paranoid (paranoid personality disorder; PPD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu tidak dapat…

Tips Menghadapi Gempa Bumi

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi…

Memaafkan

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Ragam dan kedalaman pengalaman buruk antara manusia satu dengan yang lain berbeda-beda. Pada sebagian orang,…

Kitab Suci Sebagai Sumber Pengembangan Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Selalu ditemukan dalam komunitas apapun orang-orang yang menganjurkan kebenaran yang berasal dari Tuhan. Mereka berupaya…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014