Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/content/84/8875084/html/index.php:2) in /home/content/84/8875084/html/wp-content/plugins/wpforo/wpf-includes/class-notices.php on line 16

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/content/84/8875084/html/index.php:2) in /home/content/84/8875084/html/wp-content/plugins/wpforo/wpf-includes/class-notices.php on line 16
Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri - Psikologisite

TwitterFacebookGoogle+

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu ayah saya mengarahkan saya menjadi tentara atau menjadi petani.

Namun, si anak yang sudah mengembara pikirannya mungkin melihat dunia jauh lebih luas dari orangtuanya. Atau anak merasa passion nya tidak sama dengan yang diarahkan orangtuanya. Ayah saya tahu bahwa passion saya tidak di sawah atau menjadi petani.

Saya tidak pernah menceritakan pengalaman pribadi ini ke ayah saya. Yang ayah saya tahu adalah saya ketika SMA tidak tampak meminati pertanian. Saya tetap ke sawah, bahkan ibu saya tetap mewajibkan saya ke sawah saat saya mahasiswa. Namun, pikiran dan hati saya berkelana ke sana kemari memilih profesi masa depan yang jauh dari dunia pertanian.

Pengalaman pribadi saya adalah suatu saat saya harus menyirami tembakau yang luasnya lebih kurang 700 meter persegi di suatu siang. Saya harus mengambil air dari sungai, mengangkatnya dengan tangan saya ke atas dengan ketinggian lk 7-8 meter. Saya harus naik turun sungai sebanyak puluhan kali. Saya merasakan beratnya bertani dalam situasi seperti ini. Belum lagi panas yang membuat tubuh ini rasanya tidak nyaman.

Dampaknya saya segera rasakan, yaitu saya -istilah jawa timur– “anyang-anyangen” (susah buang air kecil, padahal sudah sangat ingin BAK). Tentu sakit di area pembuangan air saya. Saya merasa nelangsa. Akhirnya saya berjongkok di sela-sela tembakau di tegalan itu. “Saya akan memilih pekerjaan yang saya nikmati, yang membuat saya hidup bahagia dan bermanfaat bagi banyak orang! Saya bersumpah tidak memilih dunia pertanian! Ya, Allah, berikan jalan terbaik untuk saya”

Itu terjadi pada waktu saya awal-awal SMA. Setelah itu, pikiran saya mengembara ke berbagai macam profesi, mulai dari arkeolog, ahli sejarah, sastrawan, penyair, politisi, hingga akhirnya memilih psikologi.

Orangtua saya ternyata sama sekali tak mempermasalahkan ketika saya memilih bidang kerja yang jauh berbeda dengan apa yang sudah diarahkannya di waktu saya kecil. Beliau persilakan saja ketika saya memilih psikologi UGM dan psikologi UNAIR ketika saya ikut tes penerimaan mahasiswa baru.

Saya pikir semestinya demikianlah orangtua berbuat. Mereka mengarahkan anak ke profesi tertentu yang mereka yakini bagus untuk masa epan anaknya. Namun, bila anak memilih profesi yang diyakini kebaikannya, orangtua memberi kebebasan. Tentu anak harus berusaha meyakinkan bahwa profesi yang dipilihnya adalah yang terbaik bagi dirinya, orang lain.

Terakhir, sampai saat ini saya merasa apa yang dilakukan ayah saya sangat bermanfaat. Ayah melatih saya menjadi pribadi yang mandiri, kuat, resilien, visioner, religius, juga nekad.

Penulis:

fuadFuad Nashori  adalah salah seorang pelopor dan ahli di bidang Psikologi Islami, sehari-hari beliau menjabat sebagai Ketua Umum PP Asosiasi Psikologi Islami Indonesia dan Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia, (UII) Yogyakarta. Fuad Nashori adalah penulis tetap untuk rubrik Psikologi Islami di website ini

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

08 Sep 2013 pikirdong

Kecemasan merupakan hal yang normal terjadi pada setiap individu, reaksi umum terhadap stress kadang dengan…

Menopause

09 Sep 2013 pikirdong

Menopause merupakan proses biologis yang alami terjadi pada wanita pada usia 40-60 tahun (pada umumnya…

General Anxiety Disorder (GAD)

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kecemasan umum (general anxiety disorder; GAD) merupakan bentuk gangguan kecemasan dimana individu secara terus-menerus…

Paranoid Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian paranoid (paranoid personality disorder; PPD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu tidak dapat…

Berpikir Positif

07 Jun 2010 Sayed Muhammad

Jam hampir menunjukkan pukul 19.00, Santi menatap jam dinding di ruang tamunya. Beberapa saat kemudian…

Gangguan Makan

04 Sep 2013 pikirdong

Gangguan makan (Eating Disorder) terjadi dari beberapa perilaku makan berupa perilaku mengurangi makan hingga pada…

Narkoba

10 Sep 2013 pikirdong

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Narkotika berasal dari bahasa Yunani narkotikos yang…

Mengkritik dengan Tepat

05 Oct 2013 Sayed Muhammad

Kritik dapat dilakukan oleh siapapun, namun tidak semua kritikan yang dilontarkan dapat diterima dengan sikap…

Agenda Sosial Pikirdong

03 Sep 2013 pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi…

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

04 Sep 2013 pikirdong

Revolusi komputer dan internet pada saat ini memungkinkan setiap orang untuk melakukan beberapa aktivitas di…

Tips Menghadapi Gempa Bumi

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi…

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Perkawinan bukanlah suatu pengikat yang memberikan kebebasan untuk saling menyakiti pasangan hidupnya. Dengan adanya perkawinan…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014