TwitterFacebookGoogle+

Menghentikan Ketergantungan pada Alkohol

Beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada alkohol:    Hanya diri Anda sendirilah yang dapat mengehntikan kebiasaan ketergantungan pada alkohol

1)  Mengakui bahwa Anda mempunyai permasalahan terhadap ketergantungan alkohol.  Hal ini merupakan penting, karena semua orang tidak ingin disebut dirinya “mempunyai masalah” yang pada akhirnya membuat ia semakin terjerat jauh. Ia beranggapan baik-baik saja dan memulai untuk minum. Berpikir jernih bahwa Anda mempunyai masalah dengan alkohol akan memotivasi Anda untuk berhenti sejak awal.

2)  Kuatkan komitmen sejak awal bahwa ANDA HARUS BERHENTI DARI SEKARANG JUGA!  Jangan menunda-menunda sehingga Anda mengambil kesempatan untuk minum di hari ini saja. Justru bila mengatakan besok Anda akan berhenti akan membuat terus menggunakan alasan yang sama dikeesokan harinya.

3)  Pelan-pelan saja . Sangat sulit menghentikan ketergantungan alkohol secara mendadak. Bila tingkat adiktif sudah sangat tinggi, maka cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi kadar secara perlahan-lahan sampai jumlah ketergantungan semakin sedikit. Bisa dikurangi setiap kali rasa ketagihan itu muncul sampai berhenti total. Jangan menyalahkan diri Anda bila Anda tidak mampu untuk berhenti secara total, berikan izin untuk memulainya kembali

4)  Bila Anda mempunyai grup, gank yang mempunyai kebiasaan yang sama minum minuman beralkohol, saatnya meninggalkan kelompok tersebut.  Teman sepermainan atau sekelompok sangat mempengaruhi kebiasaan anggota kelompok yang lainnya. Tanpa bermaksud memutuskan persahabatan sesama anggota, Anda perlu mengambil sikap untuk mengurangi waktu berkumpul bersama mereka. Pilihlah waktu-waktu tertentu dimana kebiasaan tersebut tidak dilakukan bila Anda berkeinginan untuk menemui mereka.

5)  Ikutlah kelompok penyembuhan yang memiliki masalah ketergantungan obat atau alkohol.  Kelompok ini biasanya terdiri dari orang-orang dari beberapa kalangan (seperti buruh, guru, mahasiswa, pengacara dll) yang berhasil melepaskan dirinya dari ketergantungan alkohol. Untuk menjadi anggota syarat yang dibutuhkan adalah tekad Anda untuk berhenti. Setiap anggota kelompok akan saling mensupport anggota-anggota lain. Beberapa kegiatan sosial kadang juga dilakukan dalam mengkampanye ketergantungan pada alkohol atau narkoba.

6)  Isilah kegiatan sehari-hari dengan kegiatan yang disukai dan bermanfaat.  Melakukan kegiatan yang disukai dan membutuhkan konsentrasi dapat melupakan ketergantungan (rasa sakaw) pada alkohol. Bila Anda ingin minum, berusahalah keluar dari rumah atau lingkungan dimana Anda dapat menjangkau dengan mudah untuk mendapatkan minuman beralkohol, carilah udara segar atau bersantai di keramaian umum.

7)  Carilah sahabat yang dapat membantu Anda untuk melepaskan ketergantungan pada alkohol.  Ketika Anda ingin minum, sahabat Anda akan melarang Anda untuk mabuk, dengarkan apa yang ia katakan bila Anda ingin terus bersahabat dengannya. Percayalah, tidak ada orang (normal) di muka bumi ini yang ingin terlibat dengan orang-orang yang mempunyai permasalahan dengan alkohol. Hargai teman-teman Anda yang ingin membantu Anda!

8)  Mempelajari efek-efek minuman alkohol terhadap kesehatan kadang cukup efektif memberikan rasa takut karena efek yang diberikan memberikan kerugian yang besar pada kesehatan seseorang . Pelbagai gangguan kesehatan dapat muncul dikemudian hari, menyesal tidaklah ada gunanya. Lebih baik berhenti dari sekarang juga!

9)  Datanglah ke dokter bila Anda sudah tidak dapat lagi melepaskan diri dari ketergantungan alkohol.  Dokter akan memberikan treatmen dan rujukan yang tepat kemana langkah selanjut yang perlu diambil untuk rehabilitasi.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Veyourisme – Paraphilia

06 Sep 2013 pikirdong

Voyeurisms atau veyourisme merupakan perilaku penyimpangan seksual dengan cara mengintip orang lain yang sedang mengganti…

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Perkawinan bukanlah suatu pengikat yang memberikan kebebasan untuk saling menyakiti pasangan hidupnya. Dengan adanya perkawinan…

Menghindar Burnout di Tempat Kerja

08 Sep 2013 pikirdong

Istilah burnout secara psikologis pada awalnya digunakan oleh Freudenberger meminjam istilah yang pada awalnya…

Edisi Ibukota : Integritas & Solusi Cara

15 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Kita sudah mengetahui fenomena , pandangan dan pengertian dari integritas pada notes sebelumnya. Sekarang mari…

Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Phobia merupakan gangguan kecemasan terhadap stimulus atau situasi tertentu yang pada dasarnya tidak membahayakan bagi…

Memaafkan

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Ragam dan kedalaman pengalaman buruk antara manusia satu dengan yang lain berbeda-beda. Pada sebagian orang,…

Edisi Ibukota : Sikap "Inilah Waktunya!"

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota!  Seberapa sering hal ini terjadi pada diri kita : Anda duduk dalam pertemuan staf…

Developmental Milestones: Usia 3 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 3 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menangis ketika mengompol Mendekut bila merasa nyaman Tingkah laku Tersenyum bila ada orang…

Ungkap Sayang kepada Anak

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Anak merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Kebanyakan orangtua sangat menyayangi anak-anaknya. Anak tumbuh…

5 Fakta Fantasi Seks Pria

09 Sep 2013 pikirdong

Apa yang dipikirkan pria bila membaca kata “seks”? Apa yang dibayangkan oleh pria bila menemukan…

Kitab Suci Sebagai Sumber Pengembangan Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Selalu ditemukan dalam komunitas apapun orang-orang yang menganjurkan kebenaran yang berasal dari Tuhan. Mereka berupaya…

Hospice: Tempat Perawatan Orang yang Hampir Meninggal

03 Sep 2013 Sayed Muhammad

Beberapa tahun lalu, tetangga saya mengidap kanker payudara, setelah melakukan operasi di tanah air sebelumnya,…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014