TwitterFacebookGoogle+

Narcissistic Personality Disorder

Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsisistik merupakan gangguan mental dimana individu merasa dirinya sebagai orang penting dan dikagumi oleh banyak orang sebagai bagian dari kebutuhannya. Penderita gangguan kepribadian narsisitik merasa dirinya lebih hebat dari orang lain (superioritas) dan sangat sulit menghargai perasaan orang lain.

Penderita gangguan kepribadian narsisitik terlihat seakan-akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan tetapi sebenarnya ia memiliki self esteem yang rendah, mereka sangat takut dikritik yang ditujukkan kepada dirinya.

Gangguan kepribadian narsisitik merupakan salah satu bentuk dari gangguan kepribadian dimana dalam suatu kondisi tertentu individu kesulitan dalam membina hubungan dengan orang lain atau lingkungan tempat tinggalnya.

Gangguan narsisistik muncul dalam pelbagai spektrum yang berbeda pada tiap-tiap individu, pada bentuk yang ekstrim gangguan ini disebut dengan narcissistic personality disorder atau gangguan kepribadian narsisistik (NPD), penderita gangguan NPD yakin bahwa ia sebagai orang terkenal, istimewa atau unik di kalangannya. Akibatnya, dengan ada kepercayaan tersebut, individu secara tidak disadari “berjaga” dan waspada secara berlebihan untuk memenuhi kebutuhannya itu (untuk dihargai, dijunjung, istimewa)

Individu dengan gangguan tersebut secara pasti akan ditolak oleh lingkungannya berada, dihina atau dikritik. Penderita NPD merasakan itu adalah sebagai ancaman terhadapnya dan bereaksi dengan cara-cara meremehkan, kasar atau balik membantah terhadap kritik yang dituju kepada dirinya. Banyak individu yang mengidap NPD kemudian melakukan penarikan diri terhadap lingkungan sosialnya

SIMTOM

Penderita gangguan kepribadian narsisitik berawal sejak usia dewasa awal dan nyata dalam pelbagai konteks dengan ciri; kebesaran diri, kebutuhan untuk dikagumi, fantasi tinggi, kurang mampu dalam berempati yang bersifat pervasif.
Diagnosa gangguan kepribadian narsisistik bila simtom-simtom yang ada dibawah ini terdapat setidaknya 5 ciri dalam diri individu;

1) Merasa dirinya lebih baik dari orang lain
2) Fantasi tinggi dalam hal kekuatan, sukses, atraktif, kecantikan, brillian (the cerebral narcissist) dan cinta ideal
3) Melebih-lebihan prestasi atau bakat yang dimiliki
4) Menyukai pujian atau rasa kagum dari orang lain sebagai suatu kebutuhan
5) Merasa dirinya sebagai orang penting (istimewa)
6) Sulit beradaptasi menyangkut emosi orang lain
7) Mengharapkan orang lain menggunakan ide dan rencananya
8) Rasa cemburu (iri) terhadap orang lain
9) Suka mengambil keuntungan dari orang lain
10) Merasa orang lain selalu iri dengan dirinya
11) Sombong dan menunjukkan dirinya arogan
12) Memiliki harga diri yang rendah
13) Kesulitan dalam menjaga sebuah hubungan persahabatan
14) Mudah kecewa dan terjebak dalam depresi
15) Fokus terhadap pikiran-pikirannya sendiri dan kesulitan menunjukkan emosi-emosinya

FAKTOR PENYEBAB

Penyebab utama dari gangguan kepribadian narsisitik ini tidak diketahui secara pasti. Beberapa individu yang diteliti menunjukkan bahwa gangguan kepribadian tersebut mempunyai hubungan yang erat kegagalan pada fase-fase (perkembangan) kanak-kanak seperti anak yang dimanja secara berlebihan, harapan atau tuntutan orangtua yang terlalu tinggi, penolakan dan kekerasan. Faktor penyebab lain diperkirakan dari faktor genetik atau psikobiologi yang berhubungan dengan fungsi otak, perilaku dan cara berpikir.

Beberapa kemungkinan lain sebagai faktor penyebab pada masa anak-anak;

1) Sensitifitas pada masa kelahiran
2) Ungkapan kasih sayang dari orangtua yang tidak dapat diduga (tidak tepat)
3) Kekerasan emosi pada masa kanak-kanak
4) Pujian yang berlebihan yang tidak seimbang dengan kenyataan
5) Ketidakseimbangan antara pujian dan hukuman yang diperoleh
6) Mencontoh dan belajar perilaku manipulatif pada orangtuanya
7) Berusaha mendapatkan pujian dari orang dewasa dengan perilaku tertentu
8) Selalu mengikuti orangtua dan penilaian berlebihan oleh orangtua

FAKTOR RESIKO

Bila gangguan kepribadian narsisistik tidak segera diobati, beberapa permasalahan yang dapat terjadi akibat gangguan kepribadian tersebut adalah;
> Penyalahgunaan alkohol
> Depresi
> Keinginan untuk bunuh diri
> Gangguan makan terutama anorexia nervosa
> Kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain
> Pelbagai permasalahan yng muncul di sekolah atau tempat kerja

TREATMENT

Treatment utama untuk penyembuhan gangguan kepribadian narsisistik berfokus pada psikoterapi, secara medis tidak ada jenis obat sepesifik untuk pengobatan gangguan ini. Dokter akan menangani gangguan-gangguan lain bila muncul pada individu secara terpisah dengan disertai simtom-simtom yang ada seperti kecemasan atau depresi.

Pengobatan penderita gangguan keperibadian narsisistik membutuhkan waktu yang sangat lama, penyembuhan cepat hanya difokuskan pada penyembuhan gangguan mood, pelatihan dan peningkatan harga diri. Dalam psikoterapi diharapkan individu dapat menerima dirinya sendiri dan cara pandang terhadap dirinya sesuai dengan realitas (a realistic self-image), disamping itu juga diharapkan individu dapat menyesuaikan diri dan menjalin hubungan dan menghargai orang lain (intimacy), mengerti mengenai perasaan-perasaan dalam diri dan orang lain.

Beberapa terapi yang digunakan;

1) Cognitive behavioral therapy (CBT), secara umum CBT membantu individu mengenal sikap dan perilaku yang tidak sehat, kepercayaan dan pikiran negatif dan mengembalikannya secara positif
2) Family therapy, dalam terapi ini anggota keluarga dilibatkan secara keseluruhan dalam setiap sessi terapi. Setiap anggota keluarga dilatih untuk mengungkapkan masalah, komunikasi dan pemecahan masalah untuk membantu individu dalam menjalin hubungan intra dan interpersonal.
3) Group therapy, individu berkumpul dengan sekelompok orang yang mempunyai permasalahan yang sama, dalam terapi ini dilatih untuk saling mendengarkan orang lain, belajar mengenal perasaan sendiri dan saling memberi dukung terhadap anggota yang lain.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Hospice: Tempat Perawatan Orang yang Hampir Meninggal

03 Sep 2013 Sayed Muhammad

Beberapa tahun lalu, tetangga saya mengidap kanker payudara, setelah melakukan operasi di tanah air sebelumnya,…

Terapi Gratis

24 Aug 2017 Sayed Muhammad

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan…

Kleptomania

06 Sep 2013 pikirdong

Kleptomania merupakan gangguan kebiasaan dan impuls (impulse control disorder) yang mengakibatkan dampak-dampak negatif bagi perkembangan…

Meredakan Amarah

10 Sep 2013 Ardiman Adami

Alkisah, dalam sebuah peperangan, Ali bin Abi Thalib berhasil mengalahkan lawannya. Ali berhasil memukul pedang…

Distimia

06 Sep 2013 pikirdong

Distimia (dysthymia disorder) juga dikenal dengan sebutan neorosis depresi, distimik depresi atau depresi kronis. Distimia…

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

04 Sep 2013 pikirdong

Revolusi komputer dan internet pada saat ini memungkinkan setiap orang untuk melakukan beberapa aktivitas di…

Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

08 Sep 2013 pikirdong

Kecemasan merupakan hal yang normal terjadi pada setiap individu, reaksi umum terhadap stress kadang dengan…

Memberi Nama yang Baik Untuk Anak Kita

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Salah satu hak anak adalah mempunyai nama yang baik. Hak ini merupakan tanggung jawab orangtua…

Masalah lagi… Masalah lagi…

08 Sep 2013 Laily Hidayati

Aduh…! Pusing banget nich. Lagi banyak masalah”, atau “Kenapa sich masalah selalu dateng hampirin aku!”,…

Obsessive-compulsive Disorder (OCD)

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan Obsesif-kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder, OCD) adalah kondisi dimana individu tidak mampu mengontrol dari pikiran-pikirannya yang…

Memaafkan dan Meminta Maaf

13 Sep 2015 Fuad Nashori

Salah satu kekurangan manusia adalah suka berbuat salah dan dosa. Manusia membutuhkan cara untuk menutupi…

Agenda Sosial Pikirdong

03 Sep 2013 pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014