Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik di Dunia

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai…

Perlu Tidak Ulang Tahun Anak Dirayakan?

Anak mulai mengerti kebiasaan perayaan ulang tahun pada usia…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Narkotika berasal dari bahasa Yunani narkotikos yang berarti menggigil. Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 22, tahun 1997 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Istilah lainnya yang brkaitan adalah NAPZA merupakan singkatan dari Narkoba, Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.  Zat psikotropika yang sering disalahgunakan (menurut WHO 1992) adalah :

1. Alkohol  : Semua minuman yang mengandung kadar beralkohol.

2. Opioida : heroin, morfin, pethidin, candu.

3. Kanabinoida : Ganja, hashish.

4. Sedativa/hipnotika : obat penenang/obat tidur.

5. Kokain : daun koka, serbuk kokain, crack.

6. Stimulansia lain, termasuk kafein, ectasy, dan shabu-shabu.

7. Halusinogenika : LSD, mushroom, mescalin.

8. Tembakau (mengandung nikotin).

9. Pelarut yang mudah menguap seperti aseton dan lem.

10. Multipel (kombinasi) dan lain-lain, misalnya kombinasi heroin dan shabu-shabu, alkohol dan obat tidur.

Narkotika    

1. Golongan Opiat : morfin , codeine, methadone, demerol    

Opioid berasal dari kata Opium. Jus dari bunga opium, Papaver somniferum , yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotika sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium. Opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacetylmorphine), kodein (3-methoxymorphine), dan  hydromorphone  Jenis-jenis opioids ini dapat mengkibatkan kecemasan, insomnia, perubahan cara berjalan (instabilitas), nausea (rasa sakit pada perut yang disebabkan oleh dorongan ingin muntah), berkeringat, kejang-kejang, muntah, diarrhea, dan demam  Opium diperkirakan tumbuh awalnya di Turki dan di India, opium mulai digunakan sejak abad 1 masehi akan tetapi penggunaannya masih dalam bentuk buah yang utuh, pada pertengahan abad 17 opium mulai digunakan dalam bentuk rokok di China, setelah efek ketergantungan serius mulai terlihat secara langsung, pada awal abad 18 pemerintahan China mulai melarang penggunaan opium dan penjualannya ke Eropa.

2. Golongan Kanabis : ganja, hashish, hemp.   

Kanabis adalah nama singkat untuk tanaman Cannabis sativa. Semua bagian dari tanaman mengandung kanabioid psikoaktif. Tanaman kanabis biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil – kecil dan digulung menjadi rokok (disebut joints) . Bentuk yang paling potent berasal dari tanaman yang berbunga atau dari eksudat resin yang dikeringkan dan berwarna coklat-hitam yang berasal dari daun yang disebut hashish atau hash .

Jenis kanabis lainnya hemp, bentuknya hampir mirip dengan marijuana tetapi batangnya lebih pendek. Biasanya hemp juga sering disebut dengan hemp India atau rami India. Pada awalnya hemp digunakan sebagai serat tekstil karena bentuknya sangat halus dan kuat. Hemp juga digunakan sebagai serat untuk tali, bahan untuk sabun dan cat minyak. Buah dan bunga dari tumbuhan hemp tersebut digunakan sebagai rokok yang disebut dengan bhang, mariyuana atau hashish.  Nama populer untuk Kanabis : Nama yang umum untuk Kanabis adalah, marijuana, grass, pot, weed, tea, Mary Jane. Nama lain untuk menggambarkan tipe Kanabis dalam berbagai kekuatan adalah hemp, chasra, bhang, dagga, dinsemilla, ganja, cimeng.

3. Golongan Koka : kokain, crack. 

Kokain adalah zat yang adiktif yang sering disalahgunakan yang telah dikenal sekitar 1970an sebagai zat adiktif yang paling berbahaya. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan. Saat ini kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali. Kokain juga digunakan dengan cara dihisap dengan menggunakan “bong” (“freebasing“)

Nama lain untuk Kokain : Snow (disebut demikian karena kokain masih bentuk serbu putih seperti bedak), coke, girl, lady dan  crack (kokain dalam bentuk yang paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat).

Dampak-dampak penggunaan kokain; menimbulkan kecemasan, dilaktasi pupil, kehilangan gairah (nafsu), paranoid psikosis, alergi, kerusakan pada sistem syaraf, kematian yang disebabkan oleh kerusakan hati

[ew_style_box stype=”gray”] Peyote (lophophora williamsii)  adalah sejenis kaktus yang tumbuh di daratan Meksiko dan barat daya Amerika Serikat. Peyote digunakan sebagai bubuk, campuran teh atau dibuat dalam bentuk kapsul oleh orang-orang tertentu. Peyote mengandung alkalin yang dapat menyebabkan terjadinya halusinasi. Pada dosis tertentu dapat menyebabkan perubahan persepsi terhadap ruang dan waktu, perubahan persepsi terhadap warna, bahkan pada perilaku tertentu tampak seperti keracunan obat, menimbulkan sesak napas. Penelitian menunjukkan pemakaian peyote secara terus menerus mengakibatkan terjadinya schizophrenia dan psikosis lainnya. Penduduk pribumi di Kolombia menggunakan campuran peyote dalam upacara keagamaan dan tradisi ini terus berlanjut pada upacara keagamaan pada masa sekarang. Peyote telah dimasukan sebagai jenis obat terlarang pada tahun terakhir ini [/ew_style_box]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bila Anda Mendapat Tawaran Pemotretan Sensual?

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Gadis-gadis Indonesia bugil mulai bermunculan di internet sekitar tahun 1997. Gambar sensual tersebut bermunculan tidak…

Teknik Relaksasi: Mengurangi Stres

04 Sep 2013 pikirdong

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan…

Katakan Saja Tidak!

29 Oct 2015 Sayed Muhammad

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar untuk mengatakan "tidak" yang memang kita…

Developmental Milestones: Usia 36 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 36 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menggunakan kalimat dengan sederhana Tingkah laku Berinteraksi dengan orang dewasa dan anak-anak Pekerjaan…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Salah Kaprah tentang HAM

05 Oct 2016 Bagus Riyono

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan…

Ketergantungan Komputer dan Internet: Tips dan Treatment

04 Sep 2013 pikirdong

Ketergantungan pada internet dan komputer memberikan dampak buruk dan perilaku baik secara langsung ataupun secara…

Haruskah Menyontek Jadi Budaya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Budaya menyontek sangat identik dengan dunia pendidikan saat ini. Terlebih ketika ujian sedang berlangsung. Tak…

Autism Disorder

05 Sep 2013 pikirdong

Autisme (autism disorder) merupakan gangguan pada sistem syaraf pusat yang berdampak pada gangguan interaksi sosial,…

Memberi Support pada Anak Gangguan Autis

04 Sep 2013 pikirdong

Saat ini diperkirakan sekitar 35 juta anak di dunia mengalami gangguan autisme, angka ini meningkat…

Edisi Ibukota : Tas Tas Integritas!!

15 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota! Sudah sampai manakah Tarzan-Tarzan kota menjelajah?? Harapan saya, kita tetap akan bertemu di…

Kekerasan Terhadap Anak

08 Sep 2013 pikirdong

Kekerasan terhadap anak (child abusive) terjadi dalam pelbagai kultur, etnis atau kelompok masyarakat. Kekerasan dapat…

  • 1
  • 2
  • 3

Kategori Lainnya

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi teman-teman semua yang rela dan…

03 Sep 2013 Agenda Sosial pikirdong No comments

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan kita. Ada hak perempuan, hak…

05 Oct 2016 Artikel Psikologi GIB Psikologi Islami Psikologi Sosial Bagus Riyono Comments (1)

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014