TwitterFacebookGoogle+

Narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat berbahaya. Narkotika berasal dari bahasa Yunani narkotikos yang berarti menggigil. Narkotika secara farmakologik adalah opioida, tetapi menurut UU no 22, tahun 1997 narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Istilah lainnya yang brkaitan adalah NAPZA merupakan singkatan dari Narkoba, Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya.  Zat psikotropika yang sering disalahgunakan (menurut WHO 1992) adalah :

1. Alkohol  : Semua minuman yang mengandung kadar beralkohol.

2. Opioida : heroin, morfin, pethidin, candu.

3. Kanabinoida : Ganja, hashish.

4. Sedativa/hipnotika : obat penenang/obat tidur.

5. Kokain : daun koka, serbuk kokain, crack.

6. Stimulansia lain, termasuk kafein, ectasy, dan shabu-shabu.

7. Halusinogenika : LSD, mushroom, mescalin.

8. Tembakau (mengandung nikotin).

9. Pelarut yang mudah menguap seperti aseton dan lem.

10. Multipel (kombinasi) dan lain-lain, misalnya kombinasi heroin dan shabu-shabu, alkohol dan obat tidur.

Narkotika    

1. Golongan Opiat : morfin , codeine, methadone, demerol    

Opioid berasal dari kata Opium. Jus dari bunga opium, Papaver somniferum , yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotika sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium. Opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacetylmorphine), kodein (3-methoxymorphine), dan  hydromorphone  Jenis-jenis opioids ini dapat mengkibatkan kecemasan, insomnia, perubahan cara berjalan (instabilitas), nausea (rasa sakit pada perut yang disebabkan oleh dorongan ingin muntah), berkeringat, kejang-kejang, muntah, diarrhea, dan demam  Opium diperkirakan tumbuh awalnya di Turki dan di India, opium mulai digunakan sejak abad 1 masehi akan tetapi penggunaannya masih dalam bentuk buah yang utuh, pada pertengahan abad 17 opium mulai digunakan dalam bentuk rokok di China, setelah efek ketergantungan serius mulai terlihat secara langsung, pada awal abad 18 pemerintahan China mulai melarang penggunaan opium dan penjualannya ke Eropa.

2. Golongan Kanabis : ganja, hashish, hemp.   

Kanabis adalah nama singkat untuk tanaman Cannabis sativa. Semua bagian dari tanaman mengandung kanabioid psikoaktif. Tanaman kanabis biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil – kecil dan digulung menjadi rokok (disebut joints) . Bentuk yang paling potent berasal dari tanaman yang berbunga atau dari eksudat resin yang dikeringkan dan berwarna coklat-hitam yang berasal dari daun yang disebut hashish atau hash .

Jenis kanabis lainnya hemp, bentuknya hampir mirip dengan marijuana tetapi batangnya lebih pendek. Biasanya hemp juga sering disebut dengan hemp India atau rami India. Pada awalnya hemp digunakan sebagai serat tekstil karena bentuknya sangat halus dan kuat. Hemp juga digunakan sebagai serat untuk tali, bahan untuk sabun dan cat minyak. Buah dan bunga dari tumbuhan hemp tersebut digunakan sebagai rokok yang disebut dengan bhang, mariyuana atau hashish.  Nama populer untuk Kanabis : Nama yang umum untuk Kanabis adalah, marijuana, grass, pot, weed, tea, Mary Jane. Nama lain untuk menggambarkan tipe Kanabis dalam berbagai kekuatan adalah hemp, chasra, bhang, dagga, dinsemilla, ganja, cimeng.

3. Golongan Koka : kokain, crack. 

Kokain adalah zat yang adiktif yang sering disalahgunakan yang telah dikenal sekitar 1970an sebagai zat adiktif yang paling berbahaya. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan. Saat ini kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali. Kokain juga digunakan dengan cara dihisap dengan menggunakan “bong” (“freebasing“)

Nama lain untuk Kokain : Snow (disebut demikian karena kokain masih bentuk serbu putih seperti bedak), coke, girl, lady dan  crack (kokain dalam bentuk yang paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat).

Dampak-dampak penggunaan kokain; menimbulkan kecemasan, dilaktasi pupil, kehilangan gairah (nafsu), paranoid psikosis, alergi, kerusakan pada sistem syaraf, kematian yang disebabkan oleh kerusakan hati

[ew_style_box stype=”gray”] Peyote (lophophora williamsii)  adalah sejenis kaktus yang tumbuh di daratan Meksiko dan barat daya Amerika Serikat. Peyote digunakan sebagai bubuk, campuran teh atau dibuat dalam bentuk kapsul oleh orang-orang tertentu. Peyote mengandung alkalin yang dapat menyebabkan terjadinya halusinasi. Pada dosis tertentu dapat menyebabkan perubahan persepsi terhadap ruang dan waktu, perubahan persepsi terhadap warna, bahkan pada perilaku tertentu tampak seperti keracunan obat, menimbulkan sesak napas. Penelitian menunjukkan pemakaian peyote secara terus menerus mengakibatkan terjadinya schizophrenia dan psikosis lainnya. Penduduk pribumi di Kolombia menggunakan campuran peyote dalam upacara keagamaan dan tradisi ini terus berlanjut pada upacara keagamaan pada masa sekarang. Peyote telah dimasukan sebagai jenis obat terlarang pada tahun terakhir ini [/ew_style_box]

 

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Haruskah Menyontek Jadi Budaya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Budaya menyontek sangat identik dengan dunia pendidikan saat ini. Terlebih ketika ujian sedang berlangsung. Tak…

ADHD Pada Anak-anak

05 Sep 2013 pikirdong

Tanda-tanda adanya gangguan ADHD sebenarnya sudah dapat dideteksi sejak anak masa pra sekolah. Kurangnya atensi,…

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta…

30 Aug 2017 pikirdong

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders…

Mengkritik dengan Tepat

05 Oct 2013 Sayed Muhammad

Kritik dapat dilakukan oleh siapapun, namun tidak semua kritikan yang dilontarkan dapat diterima dengan sikap…

Mengembangkan Empati pada Anak

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Sekelompok anak kecil sedang meneriaki, bahkan melempar batu-batu kecil kepada orang gila yang kebetulan lewat…

Depresi

04 Sep 2013 pikirdong

Depresi adalah suatu kondisi medis-psikiatris yang menyatakan gangguan pola pikir dan perilaku yang maladaptif dan…

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

04 Sep 2013 pikirdong

Revolusi komputer dan internet pada saat ini memungkinkan setiap orang untuk melakukan beberapa aktivitas di…

Edisi Ibu Kota : SIEQ-Asik di Dunia Kerja…

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota! Hari ini tepat 1 minggu saya berada di Ibu kota negara tercinta dengan…

Hukuman Mati untuk Koruptor

10 Sep 2011 Fuad Nashori

Di tengah maraknya kasus markus yang terjadi di negeri ini, rasanya patut bagi kita untuk…

Menjadi Pribadi Transformatif

10 Sep 2013 Herdiyan Maulana

Seorang penggembala yatim piatu keturunan agung suku Quraisy itu memang lebih suka menyendiri, memilih untuk…

Mencintai Pria Beristri?

10 Sep 2013 Sayed Muhammad

Banyak remaja atau gadis yang belum menikah jatuh cinta dengan pria yang telah beristri. Bagi…

Studi Tentang Profil Pengasuhan Orangtua Anak-anak Berprestasi di…

06 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengasuhan orangtua dari anak-anak yang berprestasi. Hal-hal yang ingin…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014