Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik di Dunia

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai…

Perlu Tidak Ulang Tahun Anak Dirayakan?

Anak mulai mengerti kebiasaan perayaan ulang tahun pada usia…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Pedofillia – Paraphilia

Hal yang paling meresahkan dunia saat ini adalah meningkatnya kasus pedofillia secara merata di seluruh negara. Pedofillia merupakan kejahatan serius pada anak, hukuman berat bagi pelaku ternyata tidak efektif menghilangkan fantasi dan dorongan mereka untuk mengulangi perbuatan itu kembali.

Pedofillia adalah fantasi, dorongan atau perilaku seksual yang dilarang terhadap anak-anak yang dilakukan oleh orang dewasa. Anak yang menjadi korban dibawah usia 13 tahun, namun usia anak 3 tahun pun tidak luput menjadi korban tindakan dari penderita pedofillia.

Beberapa tindakan seksual pedofillia pada anak dapat berupa;
• Menelanjangi
• Memaksa anak untuk menonton pelaku melakukan masturbasi
• Menyentuh atau meraba-raba bagian genital anak-anak
• Menunjukkan atau mempertontonkan aksi seksual
• Melakukan hubungan seksual dengan anak-anak
• Pornografi anak; termasuk di dalamnya memotret, menyebarkan gambar anak-anak

Penderita pedofillia hanya tertarik secara seksual terhadap anak-anak (exclusive pedophiles), mereka tidak tertarik untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan sebayanya, sementara beberapa penderita pedofillia lainnya tetap berhubungan seksual dengan pasangan dewasa.

Ketika dorongan seksual semakin memuncak pedofil akan mencari korban anak-anak di sekitar lingkungannya, bila tidak dapat maka kemungkinan yang terjadi adalah mereka berhubungan seks dengan anak atau kerabat saudara sendiri yang masih dibawah umur (incest).

Beberapa cara yang digunakan oleh pedofillia untuk menjerat korbannya;
1) Biasanya mereka memilih anak-anak yang sudah dikenal
2) Mengiming-imingkan benda atau uang
3) Menipu dengan cara tertentu agar anak mau datang
4) Menggunakan alasan tertentu agar anak mau membantu pelaku
5) Adopsi anak
6) Sindikat penjualan anak
7) Pelacuran anak

Bila kasus tidak terungkap, pedofil akan terus melakukan hubungan seksual dengan anak tersebut. Perbuatan tersebut akan berhenti bila anak itu telah menjelang dewasa, biasanya ketika anak mencapai menarche (menstruasi pertama) atau memasuki fase perkembangan pubescent (mulai tumbuh rambut disekitar pubis), maka pedofil akan mencari korban yang lain.

Uni Eropa sangat serius dalam memberantas pedofillia, namun sayang sekali beberapa negara di kawasan itu justru tidak antusias dalam menangani pedofillia, beberapa kasus terungkap bahwa penjualan anak di Ukraina melalui Albania cukup meresahkan negara-negara lain. Beberapa anak yang diselundupkan dijadikan objek pornografi di internet dan pelacuran anak dengan biaya cukup murah. Beberapa diantara juga diselundupkan hingga ke Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Efek Perceraian pada Anak

12 Sep 2013 Sayed Muhammad

Perceraian merupakan mimpi buruk setiap pasangan menikah, namun kenyataan perceraian merupakan pilihan terbaik yang diambil…

Post Traumatic Stress Disorder

08 Sep 2013 pikirdong

Situasi stres pada umumnya menghasilkan reaksi emosional seperti; kecemasan, kemarahan, kekecewaan dan depresi. Kegembiraan juga…

Beberapa Jalan Menetaskan Ide-ide Kreatif Perspektif Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Tulisan ini akan menunjukkan proses-proses terjadinya kreativitas dalam perspektif Psikologi Islami. Perspektif psikologi Islami mempercayai…

Dependent Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian dependen (Dependent Personality Disorder; DPD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu sangat tergantung…

Ungkap Sayang kepada Anak

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Anak merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Kebanyakan orangtua sangat menyayangi anak-anaknya. Anak tumbuh…

Post Partum Blues

07 Sep 2013 pikirdong

Post Partum Blues merupakan problem psikis sesudah melahirkan seperti kemunculan kecemasan, labilitas perasaan dan depresi…

Menjadi Diri Anda Sendiri

16 Mar 2007 Sayed Muhammad

Tulisan artikel ini dimulai ketika secara tidak sengaja saya menemukan tulisan Guru Bahasa Inggris ketika…

Identitas Universitas Islam

09 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam kesempatan ini saya ingin membuka kembali wacana tentang Universitas Islam. Persoalan ini penting untuk…

Agenda Sosial Pikirdong

03 Sep 2013 pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi…

Veyourisme – Paraphilia

06 Sep 2013 pikirdong

Voyeurisms atau veyourisme merupakan perilaku penyimpangan seksual dengan cara mengintip orang lain yang sedang mengganti…

The Creative Process of Indonesian Muslim Writers: An…

10 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT   The purpose of this study is to examine the creative process of Indonesian Muslim writers.…

Schizotypal Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian skizotipal (schizotypal personality disorder) adalah suatu kondisi gangguan serius dimana individu hampir tidak…

  • 1
  • 2
  • 3

Kategori Lainnya

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi teman-teman semua yang rela dan…

03 Sep 2013 Agenda Sosial pikirdong No comments

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan kita. Ada hak perempuan, hak…

05 Oct 2016 Artikel Psikologi GIB Psikologi Islami Psikologi Sosial Bagus Riyono Comments (1)

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014