TwitterFacebookGoogle+

Pelecehan Seksual

Pelecehan seksual sering kita jumpai disekeliling kita, bahkan kita sendiri tidak menyadarinya. Pelakunya bisa saja orang yang sangat dekat dengan kita, atau orang yang kita kenal dengan baik, teman, dosen, atasan kerja, suami, pacar bahkan orang tua kita sendiri.   Sayangnya, kasus pelecehan seksual sangat sulit menyeret pelakunya ke penjara, karena kurang kuatnya bukti-bukti yang diperlukan di pengadilan. Kenyataannya, pelakunya tidak akan pernah melakukannya sekali, ia akan terus mengulanginya setiap kali kesempatan itu ada.

Pelaku pelecehan seksual pada umumya melihat adanya kesempatan dari korbannya. Bila tidak ada respon dari korbannya membuat pelaku berani untuk mengulang perbuatannya. Kecuali dalam beberapa kasus pelaku memilih korban yang dianggap tidak mengerti atau dianggap tidak berbahaya karena korban tidak akan membuka mulut, biasanya korbannya adalah anak-anak.

Beberapa bentuk yang dianggap sebagai pelecehan seksual;   

Siulan , biasanya pelakunya adalah beberapa orang, kita temui ketika mereka duduk bergerombol dan melihat korban lewat di depan mereka yang dianggap cantik atau seksi. Walaupun mereka melakukannya dengan dalih iseng tapi ini menimbulkan rasa tidak nyaman pada wanita.

Obrolan atau cerita yang mengarah pada porno, kadang sering kita mendengarkan cerita dari teman, dosen atau orang-orang yang baru kita kenal, ceritanya membuat kita merasa tidak nyaman.

Anekdot atau plesetan yang mengarah pada pornografi , boleh saja bermaksud menghibur tapi perlu diperhatikan tempat dan waktu, tidak semua orang dapat menerima cerita seks yang vulgar apalagi di depan orang banyak.

Meraba . Meraba dengan menyentuh tubuh dapat menimbulkan rangsangan bagi pelakunya, biasanya mereka memanfaatkan situasi-situasi tertentu, misalkan duduk bersebelahan di bis atau kereta api, pelaku melakukannya ketika korban tertidur.

Mencolek atau memukul pantat . Pelaku melakukannya di tempat umum, antrian karcis, ketika lewat berpapasan dan sebagainya. Memukul pantat adalah hal yang tabu dilakukan, walaupun itu teman sendiri. Di beberapa tempat pelakunya dapat dihukum berat.

Syarat yang mengarah pada perilaku seksual . Imingan yang mengarah pada pendekatan seksual. Pelaku memanfaatkan situasi tertentu dimana korban terjepit atau membutuhkan kebutuhan itu. Misalkan promosi kerja, kelulusan mata kuliah, atau kasus casting sabun mandi dapat menjadi pelajaran buat kita.

Percobaan perkosaan .

Pelakunya dapat pacar atau suami sendiri. Pacar yang mengajak hubungan intim secara paksa, sering tidak dilaporkan ke polisi. Dalam beberapa kasus hal ini tidak dilaporkan karena dianggap kurangnya bukti yang kuat untuk dapat menyeret pelaku ke pengadilan, mereka (korban) tidak menyadari bahwa hal yang dialaminya adalah percobaan atau perkosaan. Meskipun pada awalnya perempuan menolak untuk melakukan hubungan seks, pria (pacar) mempunyai dalih bahwa perempuan juga dapat menikmati hubungan intim itu. Hal lainnya kebanyakan korban beranggapan bahwa hubungan seks menandakan bahwa keseriusan hubungan mereka akan semkain serius atau sebab lainnya adalah takut kehilangan pasangannya. Percobaan perkosaan atau bahkan oleh suaminya sendiri dapat terjadi pada pasangan menikah, hal ini dikaitkan dengan kondisi salah satu pasangan yang sebenarnya tidak siap atau enggan dalam menjalin hubungan seksual karena disebabkan oleh kondisi fisik seperti kelelahan atau menderita sakit.

Bercanda dengan menggunakan benda-benda yang dimiliki oleh wanita .

Misalkan bermain atau mempermainkan BH atau tampon di depan orang banyak dengan maksud merendahkan wanita atau berbuat lucu dengan benda tersebut di depan wanita.

Kasus casting iklan sabun yang menimpa beberapa gadis yang muda dan terlihat masih lugu itu merupakan tindakan pelecehan terhadap wanita, kasus ini mencoreng dunia broadcast sendiri. Ironisnya ini terjadi saat Indonesia sedang melawan berbagai tindakan dan pratek yang merendahkan martabat wanita.

Secara personal hal ini terjadi karena remaja sekarang semakin sulit membedakan tindakan yang berpegang pada prinsip benar-salah. Remaja semakin kabur membedakan nilai-nilai kebenaran. Sikap permisifisme yang semakin terbuka, seakan-akan hal itu (membuka baju -red) dalam casting adalah hal yang lumrah dan dapat diterima sebagai ongkos ketenaran bila ia sukses nantinya. Sayangnya hal ini dimanfaatkan sebagai objek pelampiasan hasrat seksual oleh oknum-oknum tertentu.  Come on Girls! Tidak ada seorang pun dapat menyentuh dirimu, siapa pun dia! Tidak ada seorangpun yang dapat merendahkan dirimu, tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk merendahkan dirimu!

stop-violence-against-women2

Picture : blogs.thenews.com.pk

Antisipasi

1. Peganglah prinsip bahwa tidak ada alasan yang dapat dibenarkan orang lain untuk merendahkan diri Anda, siapapun dia, apapun alasannya.

2. Berpeganglah pada prinsip bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menyentuh, meraba atau melihat bagian tubuh Anda untuk keperluan tertentu, kecuali bila Anda merasa nyaman untuk itu.

3. Tidak memakai baju yang mencolok, terlalu seksi atau terbuka di depan orang lain saat berjalan sendirian atau di tempat-tempat gelap karena ini akan menggerakan orang untuk menggoda Anda.

4. Beritahu teman Anda bila Anda tidak menyukai joking– nya yang terlalu melampaui batas. Bila perlu jauhi orang-orang seperti ini.

5. Peringatkan secara langsung bila ada orang berani mencolek pantat Anda.

6. Bila cara nomor 5 tidak berjalan, permalukan dia dengan bicara sedikit agak keras padanya, katakan bahwa Anda tidak suka dengan sikapnya.

7. Peringatkan bahwa tindakannya dapat melanggar hukum dan tolak semua persyaratan yang diajukannya bila Anda merasa dirugikan.

8. Laporkan pada polisi. Jangan terburu-buru untuk melaporkannya, Anda memerlukan bukti-bukti yang kuat untuk menyeretnya ke pengadilan. Usahakan ada orang lain yang melihat situasi Anda, bila ada bukti yang dapat diajukan, jangan dibuang atau hilang

Penulis

ayed
Sayed Muhammad
adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini. Beberapa pengalamannya pernah mengajar di STAIN Malikussaleh untuk bidang studi psikologi pendidikan.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Deteksi Secara Dini Gangguan Autis

05 Sep 2013 pikirdong

Beberapa anak dengan gangguan autis telah menunjukkan beberapa tanda-tanda adanya gangguan tersebut sejak awal masa…

Agenda Sosial Pikirdong

03 Sep 2013 pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi…

Mengkritik dengan Tepat

05 Oct 2013 Sayed Muhammad

Kritik dapat dilakukan oleh siapapun, namun tidak semua kritikan yang dilontarkan dapat diterima dengan sikap…

Kado Terindah

09 Sep 2013 pikirdong

Kado dalam bentuk apapun pasti akan mendatangkan kebahagiaan baik bagi si penerima maupun pemberinya. Kado…

Menghentikan Ketergantungan pada Alkohol

12 Sep 2013 pikirdong

Beberapa kiat yang dapat dilakukan untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada alkohol:    Hanya diri Anda…

Obsessive Compulsive Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian obsesif-kompulsif (Obsessive Compulsive Personality Disorder; OCPD) adalah suatu kondisi karakter dengan gangguan kronis…

Menopause

09 Sep 2013 pikirdong

Menopause merupakan proses biologis yang alami terjadi pada wanita pada usia 40-60 tahun (pada umumnya…

Orientasi Nilai Budaya dan Pemaafan pada Mahasiswa

05 Sep 2015 Fuad Nashori

Abstract The aim of this research is to find out relationship between Javanese cultural value orientation…

Antisocial Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personal Disorder) secara klinis merupakan gangguan karakter kronis seperti sifat menipu,…

Developmental Milestones: Usia 6 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 6 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Membuat bahasa sederhana Menjerit atau tertawa bila diganggu Tersenyum melihat dirinya sendiri…

Distimia

06 Sep 2013 pikirdong

Distimia (dysthymia disorder) juga dikenal dengan sebutan neorosis depresi, distimik depresi atau depresi kronis. Distimia…

Kitab Suci Sebagai Sumber Pengembangan Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Selalu ditemukan dalam komunitas apapun orang-orang yang menganjurkan kebenaran yang berasal dari Tuhan. Mereka berupaya…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014