Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik di Dunia

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai…

Perlu Tidak Ulang Tahun Anak Dirayakan?

Anak mulai mengerti kebiasaan perayaan ulang tahun pada usia…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Simtom dan Dampak dari Internet Adiktif

Bagaimana yang disebut sebagai adiktif internet dan komputer? Bagaimana pula yang disebut dengan menggunakan komputer yang sehat? Tidaklah mudah untuk menentukan jawaban dari pertanyaan diatas karena perbedaan kepentingan setiap individu dalam penggunaan internet tidaklah sama. Bahkan bagi beberapa orang menggunakan komputer melebihi waktu 18 jam dalam seminggu tidak memberikan pengaruh buruk baginya.

Bagi beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer, misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku atau pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor dan menghabiskan 8 jam setiap harinya. Bagi beberapa orang juga melakukan registrasi pada website social networking karena jauh dari keluarga atau teman, website dan email menjadi salah cara untuk mendekatkan mereka.

Menghabiskan banyak waktu di depan komputer dan internet, bagi beberapa orang tidak menjadi masalah, akan tetapi bila muncul-muncul permasalahan yang berlanjut dalam kehidupan nyata selama penggunaan komputer dan internet secara berlebihan maka kemungkinannya ada gangguan adiktif. Bila permasalahan nyata dalam kehidupan muncul seperti terjadi penolakan dari orang lain, pekerjaan, atau hal lain dalam tugas-tugas, atau menjadi ketidakseimbangan antara kehidupan nyata maka dapat dipastikan individu seperti ini mengalami perilaku kencanduan kompulsif terhadap komputer dan internet

Menurut Kimberly Young. PhD, yang telah meneliti begitu lama mengenai permasalahan perilaku adiktif komputer dan internet ini dan ia merupakan salah satu direksi dari Center for On-line Addiction yang didirikan pada tahun 1995, kriteria IAD (internet addictive Disorder) menurutnya dapat ditandai dengan menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini;

1. Apakah Anda merasakan asyik ketika sedang menggunakan komputer atau selama menggunakan internet dan membayangkan kembali setelah offline (berhenti), atau memikirkan strategi selanjutnya? (hal-hal yang ingin Anda lakukan dalam kesempatan selanjutnya)
2. Apakah Anda banyak menghabiskan waktu dengan internet, atau memerlukan waktu yang lebih banyak lagi untuk mendapatkan kesenangan?
3. Apakah Anda sering mengalami kegagalan dalam mengendalikan dorongan untuk menggunakan komputer dan internet?
4. Apakah Anda merasakan tidak enak, bad mood, depresi, gelisah ketika berhenti aktivitas internet?
5. Apakah ketika Anda merasakan hal-hal yang menyangkut mood seperti depresi, merasa bersalah, membutuhkan pertolongan, Anda menggunakan internet sebagai pelampiasan atau melarikan diri dari kondisi tersebut?
6. Apakah Anda sering mendapat teguran dari orang-orang terdekat, orangtua, saudara dan teman dalam berlaku aktivitas menggunakan internet terlalu lama?
7. Apakah Anda lebih banyak menghabiskan waktu di internet dibandingkan beraktivitas dalam kehidupan nyata?
8. Apakah Anda mengalami permasalahan dalam hubungan interpersonal, pekerjaan, atau pendidikan selama Anda menggunakan internet?
9. Apakah Anda menghabiskan banyak uang untuk menggunakan internet? (setidaknya Anda menghabiskan Rp. 500.000,- untuk setiap bulannya?)
10. Apakah Anda menarik diri dari pergaulan selama menggunakan internet?

Bila jawaban YA untuk 5 pertanyaan diatas maka dipastikan ada kecenderungan perilaku adiktif komputer dan internet. Young (1996) berpendapat bahwa individu yang beranggapan bahwa internet merupakan hal yang penting bagi kehidupannya dalam menjalin hubungan secara online mempunyai resiko mengalami perilaku adiktif terbesar.

Penggunaan Komputer yang Tidak Sehat

Dibawah ini merupakan tanda-tanda yang dapat diketahui penggunaan komputer dan internet yang tidak sehat

  • Tidak bisa berhenti menggunakan komputer
  • Menggunakan komputer melebihi waktu yang telah dijadwalkan
  • Menggunakan komputer secara tersembunyi agar tidak diketahui oleh boss ditempat kerja, atau sahabat, keluarga yang mengeluh tentang perilaku Anda dalam menggunakan komputer atau internet
  • Menggunakan komputer secara berulang ketika merasa sedih, tidak senang atau adanya dorongan seksual
  • Merasa gelisah, tertekan bila berhenti menggunakan internet atau komputer
  • Selalu memikirkan hal-hal menyangkut internet, termasuk didalamnya perencanaan hal-hal yang akan dilakukan ketika online nantinya disaat tidak menggunakan internet
  • Meningkatkan permasalahan yang muncul berkenaan dengan tugas-tugas, pekerjaan, dan hubungan interpersonal selama penggunaan komputer berlebihan
  • Perasaan senang berlebihan secara berulang ketika menggunakan internet dan diikuti penyesalan setelah mengakhiri online karena banyak waktu yang terbuang dari semestinya waktu yang bisa digunakan untuk pekerjaan yang lain.
  • Tetap berada di depan komputer atau internet meskipun sudah tidak ada hal yang dapat dilakukan lagi oleh individu atau berkenaan dengan aktivitas di internet.

Dampak Penggunaan Komputer dan Internet Secara Adiktif

Kecanduan komputer dan internet memberikan beberapa dampak langsung atau tidak langsung kepada individu, namun dampak tersebut sifatnya sangat variatif antar satu personal dengan personal yang lain.

1. Makan menjadi tidak teratur
Bermain internet berjam-jam menimbulkan keasyikan tersendiri, perasaan senang secara berlebihan membuat seseorang menunda makan, atau makan menjadi tidak teratur.
2. Tidur menjadi tidak teratur
Bermain internet melebih 8 jam dalam sehari akan menyita banyak waktu, apalagi bila waktu online di mulai malam hari akan menyita waktu tidur.
3. Kelelahan fisik
Bermain internet dan komputer beberapa jam akan menimbulkan kelelahan, apalagi bila melebihi 8 jam setiap harinya. Beberapa penelitian mengenai pengaruh komputer terhadap kesehatan secara berlebihan masih dalam penelitian lebih lanjut, sakit kepala, kelelahan pada mata, sakit pada sendi tangan, pegal, dsb merupakan keluhan-keluhan yang sering ditemukan pada pengguna komputer. Gangguan ini sering disebut dengan Computer Vision Syndrome (CVS)
4. Kegagalan dalam mengatur waktu
Banyak individu yang teradiktif mengatakan akan bermain online hanya sebentar saja, namun mereka justru online sampai beberapa jam atau hampir setengah hari, akibatnya banyak waktu yang terbuang, sementara beberapa pekerjaan lain yang semestinya dapat selesai dikerjakan akan terpakai untuk menggunakan komputer.
5. Kegagalan dalam menyelesaikan tugas
Banyak individu yang menggunakan fasilitas kantor untuk mengakses website yang sebenarnya tidak berhubungan dengan pekerjaannya selama jam kantor, akibatnya banyak pekerjaan menjadi tertangguhkan atau dikerjakan secara tidak maksimal karena waktu terpakai lebih banyak dalam menggunakan internet.
6. Kegagalan dalam pendidikan atau pekerjaan
Beberapa laporan menyebutkan bahwa internet adiktif telah membuat beberapa mahasiswa gagal dalam memperoleh nilai (grade) yang memuaskan, beberapa diantaranya gagal samasekali, sama halnya dengan karyawan, penurunan produktivitas kerja membuat beberapa diantara mengalami PHK
7. Kegagalan dalam perkawinan atau menjalin hubungan
Penggunaan internet tanpa batas waktu menjadi ancaman retaknya sebuah hubungan, bagaimana tidak, beberapa individu lebih tertarik dengan dunia maya dibandingkan menjalin hubungan yang nyata dengan pasangannya. Beberapa laporan menyebutkan bahwa penyebab retaknya sebuah hubungan disebabkan pasangan yang lebih asyik mendownload atau mengakses situs porno sementara pasangan tidur sendirian
8. Gangguan psikologis
Seorang psikiater dari New York University, Dr. Joel Gold, menemukan adanya gangguan kejiwaan pada individu yang teradiktif internet, ia menyebutnya sebagai Truman Show Delusion, beberapa ahli lain menyebutnya sebagai internet delusion. Perilaku ini seperti gangguan delusi pada umumnya, individu seperti merasa dimatai-matai, berbicara sendiri menyangkut internet, pikiran yang tenggelam dengan dunia maya.

 

Bagaimana yang disebut sebagai adiktif internet dan komputer? Bagaimana pula yang disebut dengan menggunakan komputer yang sehat? Tidaklah mudah untuk menentukan jawaban dari pertanyaan diatas karena perbedaan kepentingan setiap individu dalam penggunaan internet tidaklah sama. Bahkan bagi beberapa orang menggunakan komputer melebihi waktu 18 jam dalam seminggu tidak memberikan pengaruh buruk baginya.

Bagi beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer, misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku atau pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor dan menghabiskan 8 jam setiap harinya. Bagi beberapa orang juga melakukan registrasi pada website social networking karena jauh dari keluarga atau teman, website dan email menjadi salah cara untuk mendekatkan mereka.

Menghabiskan banyak waktu di depan komputer dan internet, bagi beberapa orang tidak menjadi masalah, akan tetapi bila muncul-muncul permasalahan yang berlanjut dalam kehidupan nyata selama penggunaan komputer dan internet secara berlebihan maka kemungkinannya ada gangguan adiktif. Bila permasalahan nyata dalam kehidupan muncul seperti terjadi penolakan dari orang lain, pekerjaan, atau hal lain dalam tugas-tugas, atau menjadi ketidakseimbangan antara kehidupan nyata maka dapat dipastikan individu seperti ini mengalami perilaku kencanduan kompulsif terhadap komputer dan internet

Menurut Kimberly Young. PhD, yang telah meneliti begitu lama mengenai permasalahan perilaku adiktif komputer dan internet ini dan ia merupakan salah satu direksi dari Center for On-line Addiction yang didirikan pada tahun 1995, kriteria IAD (internet addictive Disorder) menurutnya dapat ditandai dengan menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini;

1. Apakah Anda merasakan asyik ketika sedang menggunakan komputer atau selama menggunakan internet dan membayangkan kembali setelah offline (berhenti), atau memikirkan strategi selanjutnya? (hal-hal yang ingin Anda lakukan dalam kesempatan selanjutnya)
2. Apakah Anda banyak menghabiskan waktu dengan internet, atau memerlukan waktu yang lebih banyak lagi untuk mendapatkan kesenangan?
3. Apakah Anda sering mengalami kegagalan dalam mengendalikan dorongan untuk menggunakan komputer dan internet?
4. Apakah Anda merasakan tidak enak, bad mood, depresi, gelisah ketika berhenti aktivitas internet?
5. Apakah ketika Anda merasakan hal-hal yang menyangkut mood seperti depresi, merasa bersalah, membutuhkan pertolongan, Anda menggunakan internet sebagai pelampiasan atau melarikan diri dari kondisi tersebut?
6. Apakah Anda sering mendapat teguran dari orang-orang terdekat, orangtua, saudara dan teman dalam berlaku aktivitas menggunakan internet terlalu lama?
7. Apakah Anda lebih banyak menghabiskan waktu di internet dibandingkan beraktivitas dalam kehidupan nyata?
8. Apakah Anda mengalami permasalahan dalam hubungan interpersonal, pekerjaan, atau pendidikan selama Anda menggunakan internet?
9. Apakah Anda menghabiskan banyak uang untuk menggunakan internet? (setidaknya Anda menghabiskan Rp. 500.000,- untuk setiap bulannya?)
10. Apakah Anda menarik diri dari pergaulan selama menggunakan internet?

Bila jawaban YA untuk 5 pertanyaan diatas maka dipastikan ada kecenderungan perilaku adiktif komputer dan internet. Young (1996) berpendapat bahwa individu yang beranggapan bahwa internet merupakan hal yang penting bagi kehidupannya dalam menjalin hubungan secara online mempunyai resiko mengalami perilaku adiktif terbesar.

Artikel yang berhubungan

 

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

Bagi beberapa orang tidak mungkin melepaskan kebiasaan menggunakan komputer, misalnya menyangkut pekerjaan yang ditekuninya. Designer, penulis buku atau pekerjaan lainnya yang mengharuskan dirinya berada di depan monitor dan menghabiskan 8 jam setiap harinya.

 

Ketergantungan Komputer dan Internet
Tips dan Treatment

Masih terjadi perdebatan mengenai jumlah waktu yang ideal untuk menggunakan komputer dan internet sampai sekarang ini. Para ahli menyimpulkan bahwa tidak ada waktu yang disebut normal atau abnormal dalam penggunaan internet, hal ini sangat tergantung pada setiap individu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Bila Anda Mendapat Tawaran Pemotretan Sensual?

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Gadis-gadis Indonesia bugil mulai bermunculan di internet sekitar tahun 1997. Gambar sensual tersebut bermunculan tidak…

Teknik Relaksasi: Mengurangi Stres

04 Sep 2013 pikirdong

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan…

Katakan Saja Tidak!

29 Oct 2015 Sayed Muhammad

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar untuk mengatakan "tidak" yang memang kita…

Developmental Milestones: Usia 36 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 36 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menggunakan kalimat dengan sederhana Tingkah laku Berinteraksi dengan orang dewasa dan anak-anak Pekerjaan…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Salah Kaprah tentang HAM

05 Oct 2016 Bagus Riyono

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan…

Ketergantungan Komputer dan Internet: Tips dan Treatment

04 Sep 2013 pikirdong

Ketergantungan pada internet dan komputer memberikan dampak buruk dan perilaku baik secara langsung ataupun secara…

Haruskah Menyontek Jadi Budaya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Budaya menyontek sangat identik dengan dunia pendidikan saat ini. Terlebih ketika ujian sedang berlangsung. Tak…

Autism Disorder

05 Sep 2013 pikirdong

Autisme (autism disorder) merupakan gangguan pada sistem syaraf pusat yang berdampak pada gangguan interaksi sosial,…

Memberi Support pada Anak Gangguan Autis

04 Sep 2013 pikirdong

Saat ini diperkirakan sekitar 35 juta anak di dunia mengalami gangguan autisme, angka ini meningkat…

Edisi Ibukota : Tas Tas Integritas!!

15 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota! Sudah sampai manakah Tarzan-Tarzan kota menjelajah?? Harapan saya, kita tetap akan bertemu di…

Kekerasan Terhadap Anak

08 Sep 2013 pikirdong

Kekerasan terhadap anak (child abusive) terjadi dalam pelbagai kultur, etnis atau kelompok masyarakat. Kekerasan dapat…

  • 1
  • 2
  • 3

Kategori Lainnya

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi teman-teman semua yang rela dan…

03 Sep 2013 Agenda Sosial pikirdong No comments

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan kita. Ada hak perempuan, hak…

05 Oct 2016 Artikel Psikologi GIB Psikologi Islami Psikologi Sosial Bagus Riyono Comments (1)

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014