Teman Berselingkuh

Suatu hari ketika Anda sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan,…

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Sindrom Menstruasi (PMS)

Menstruasi adalah peristiwa unik yang terjadi pada ovarium wanita, peristiwa ini terjadi karena tidak terjadinya kehamilan ketika sel telur yang berkembang pada ovarium -yang diproduksi oleh kista (kantung) folikel, mengalami pengisutan setelah mengalami masa “penantian sperma yang tidak berkunjung datang”

Indung telur yang terletak pada kedua sisi rahim merupakan pabrik yang tiap bulannya melepaskan sel telur (ovum), peristiwa ini dinamai dengan masa ovulasi. Sel-sel folikel dirangsang untuk untuk memproduksi estrogen karena pengaruh dari FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone).

Kenaikan kadar estrogen selama siklus menstruasi sangat mempengaruhi struktur endometrium (lapisan terdalam dari rahim). Lapisan ini menjadi jauh lebih tebal dan sangat kaya akan darah. Selama periode ini, perubahan yang mendalam juga terjadi dalam folikel. Di bawah pengaruh LH, telur yang sedang berkembang menyelesaikan pembelahan meiosisnya. Folikel kemudian mengalami maturasi (kematangan).

Peningkatan kadar LH yang secara mendadak, folikel robek dan melepaskan telur yang matang dan haploid. Telur tersebut bergerak dengan cepat kemulut tuba fallopii dan mulai bergerak turun dengan lambat sepanjang tubanya.  Setelah melepaskan telurnya, tidak berarti tugas folikel telah selesai, ia berubah menjadi korpus luteum karena pengaruh LH. Korpus luteum juga suatu kelenjar endokrin, mensekresi hormon stereoid progesteron. Untuk kira-kira 10 hari setelah ovulasi, kadar progesteron yang tinggi dalam darah mempersiapkan uterus untuk memungkinkan hamil, menghambat kontraksi uterus, dan menghambat perkembangan folikel baru.

Bila tidak terjadi fertilisasi produksi progesteron mulai menurun kira-kira pada 26 hari setelah hari siklus tersebut. Korpus luteum berdegenerasi, lapisan uterus yang telah terbentuk tadi mulai hancur, dan pada hari ke 28, mulailah menstruasi lagi. Penurunan progesteron menaikan hambatan, kontraksi uterus (karena itu kram kadang-kadang disangkutpautkan dengan hari pertama atau kedua dari menstruasi).  Pada wanita ketika menjelang menstruasi meningkatnya ketegangan psikologis dan disertai rasa sakit secara fisik, hal ini kira-kira dialami 90% wanita. Tingkat ketegangan ini sifatnya bervariasi. Hal ini dianggap hal yang biasa oleh wanita, karena gejala-gejala yang muncul dapat hilang yaitu selama 7 sampai 14 hari. Ketegangan yang meningkat saat menjelang menstruasi disebut dengan sindrom menjelang menstruasi atau PMS (Premenstrual Syndrome) atau sindrom menstruasi

Gejala-gejala PMS antara lain:

· Sakit kepala atau migrain

· Rasa gelisah dan gugup

· Mudah lelah atau lesu

· Depresi atau keinginan untuk menangis

· Sakit punggung atau bagian panggul

· Adanya penyimpanan cairan dan kembung

· Kecanduan makanan (biasanya coklat, permen atau kue)

· Panas seluruh tubuh

· Perut membesar atau mengalami gangguan perut atau gangguan pada pencernaan

· Lekas marah

· Gangguan kencing dan susah buang air besar

· Pembengkakan dan rasa sensitif pada payudara

· Perubahan suhu tubuh

· Dorongan seks menurun

· Meningkatnya kesalahan dan kecelakaan

· Munculnya alergi atau jerawat/bintik-bintik pada wajah atau tubuh

· Mudah berkeringat dan rasa haus

· Pembengkakan pada kaki

· Ketidak stabilan emosi atau sikap agresif yang mudah meledak-ledak

· Susah berkonsentrasi penuh

Pemicu gejala-gejala tersebut berasal dari dalam tubuh, gejala-gejala tersebut bukanlah yang tidak normal, hal itulah yang menunjukan bahwa hormon tubuh bekerja secara normal, akan tetapi perlu adanya konsultasi pada dokter yang mengerti perihal PMS (tidak semua dokter yang tahu betul dengan gejala ini, mereka kadang menganggapnya sebagai penyakit biasa dan tidak ada hubungannya dengan menstruasi).

AWAS! Ada saat-sat tertentu yang harus diperhatikan yakni terjadinya keterlambatan menstruasi.   Kadang-kadang ovulasi tidak terjadi, dengan begitu folikel didalam ovarium tumbuh membesar, namun tidak juga pecah.(untuk melepaskan sel telur yang telah matang). Pembesaran folikel dapat sebesar bola tenis akan tetapi jarang disadari, satu-satunya tanda yang mungkin dapat disadari adalah datang bulan terlambat. Pembesaran kista ovarium tetapi tidak disertai dengan pelepasan telur adalah merupakan penyebab awal timbulnya kanker ovarium.  Kanker ovarium adalah kanker yang terjadi pada ovarium (indung telur). Kanker ini terjadi karena folikel yang tumbuh pada indung telur tidak mengalami proses ovulasi. Kanker ini bisa juga terjadi karena tidak adanya kesimbangan antara hormon estrogen dan progesteron

Apa yang mesti Anda ketahui tentang ini?

1. Pada wanita subur, pembesaran kista ovarium adalah hal normal akan tetapi bila pembesaran tersebut tidak kunjung pecah (ditandai dengan terlambatnya datang menstruasi) maka yang perlu dilakukan adalah wait and see artinya kista ovarium akan menyusut 2 atau 3 bulan kemudian, tetapi bila diatas waktu tersebut maka bergegaslah untuk memeriksa diri Anda ke ginekolog.

2. Kista ovarium yang terbentuk terdiri dua jenis, jenis jinak yakni jenis fungsional, dapat berfungsi sebagaimana fungsinya dan kedua adalah jenis kanker. Kemungkinan kedua inilah yang perlu diwaspadai karena tidak ada gejala yang jelas.

3. Kanker ovarium bisa muncul pada wanita menjelang menopause karena bisa saja pada masa menjelang ini kista yang terbentuk tidak kunjung pecah sementara folikel menjadi kurang responsif terhadap FSH dan LH dan sedikit sekali mensekresikan estrogen, yang akhirnya kista tersebut hanya terbentuk sebagai kantung yang tidak selesai tugasnya.

4. Pil KB menghalangi pembentukan kista akan tetapi Anda harus memilih yang cocok dan terbaik bagi Anda.

5. Pembedahan laparoskop dianggap lebih aman karena hanya diperlukan sayatan yang lebih kecil. Dengan bantuan alat ini dokter akan memotong perut disesuaikan dengan besarnya tungkai pemotong. Tindakan bedah dapat terbatas pada pengangkatan kista ini pun tergantung pada tingkat penyebaran kanker, apakah indung telur atau pengambilan keseluruhan rahim.

6. Tindakan pencegahan lebih utama, maka rajinlah memeriksa diri Anda ke ginekolog!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Antisocial Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personal Disorder) secara klinis merupakan gangguan karakter kronis seperti sifat menipu,…

Tersenyumlah!

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Tertawa dan belajarlah, sebab kita semua membuat kesalahan (Weston Dunlap ) Abe adalah seorang anak dalam…

Menjadi Pribadi Transformatif

10 Sep 2013 Herdiyan Maulana

Seorang penggembala yatim piatu keturunan agung suku Quraisy itu memang lebih suka menyendiri, memilih untuk…

Menanamkan Disiplin pada Anak

04 Sep 2013 Sayed Muhammad

Menerapkan disiplin pada anak merupakan keinginan dari semua orangtua, namun beberapa aturan keluarga dan punishment…

Proses Pembentukan Keluarga

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Manusia ditakdirkan berpasang-pasangan sebagaimana segala sesuatu yang lain. Sang Pencipta pernah berfirman: Maha Suci Tuhan…

Pelecehan Seksual

09 Sep 2013 pikirdong

Pelecehan seksual sering kita jumpai disekeliling kita, bahkan kita sendiri tidak menyadarinya. Pelakunya bisa saja…

Hukuman Mati untuk Koruptor

10 Sep 2011 Fuad Nashori

Di tengah maraknya kasus markus yang terjadi di negeri ini, rasanya patut bagi kita untuk…

Euthanasia

04 Sep 2015 Sayed Muhammad

Eutanasia (euthanasia) merupakan suatu cara atau tindakan mengakhiri hidup yang dilakukan pada orang sakit atau…

Developmental Milestones: Usia 3 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 3 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menangis ketika mengompol Mendekut bila merasa nyaman Tingkah laku Tersenyum bila ada orang…

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta…

30 Aug 2017 pikirdong

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders…

Paranoid Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian paranoid (paranoid personality disorder; PPD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu tidak dapat…

Haruskah Menyontek Jadi Budaya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Budaya menyontek sangat identik dengan dunia pendidikan saat ini. Terlebih ketika ujian sedang berlangsung. Tak…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Teman Berselingkuh

Suatu hari ketika Anda sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, Anda melihat teman sekantor Anda sedang berjalan mesra dengan seseorang yang…

27 Feb 2018 Obrolan pikirdong Comments (1)

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014