Teman Berselingkuh

Suatu hari ketika Anda sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan,…

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic…

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa…

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan…

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Teknik Relaksasi: Mengurangi Stres

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan emosi dan bahkan dapat mereduksi pelbagai gangguan-gangguan fisiologis dalam tubuh. Beberapa penelitian ini telah dilakukan oleh beberapa ahli seperti Lehrer dan Woolfolk pada tahun 1984 menunjukkan teknik relaksasi mempunyai hubungan yang positif secara psikologis dan kesehatan fisik.

Relaksasi merupakan salah satu teknik manajemen stres yang baik, yang tidak hanya memberikan perasaan damai atau ketenangan di dalam diri individu, teknik ini juga dapat menjadi sebuah hobby yang positif bila dilakukan secara rutin.

Ketika beratnya dan stressor yang sedang dihadapi, teknik relaksasi dapat dilakukan sendiri untuk memberikan ketenangan, relaksasi lebih memberikan dampak positif dibandingkan menangis, salah satu cara umum (alami) yang dilakukan orang ketika mengahdapi situasi tertekan (depressed)

Beberapa dampak keuntungan dari teknik relaksasi;

Melakukan relaksasi dapat memberikan keuntungan secara fisik dan psikis ketika stres terjadi;
– memberikan rasa tenang, mengurang detak jantung
– mengurangi tekanan darah
– mengatur pernafasan
– mengurangi atau bahkan terhindar dari serangan panik akibat kekurangan oksigen
– memperlancar aliran darah
– mengurangi pegal akibat meningkatnya tekanan otot di saat stres
– menghilangkan gangguan somatisasi seperti sakit kepala (migrain), sakit punggung
– memberikan kontrol baik ketika marah atau frustrasi
– memberikan tenaga lebih dalam menghadapi stres
– meningkatkan kemampuan konsentrasi
– memberikan ketenangan dalam pengambilan keputusan
– tenang dalam menghadapi masalah dan bertindak lebih efisien.

Jenis teknik relaksasi

Saat ini banyak sekali tenaga profesional yang memberikan latihan-latihan teknik relaksasi ini, seperti instruktur kesehatan, dokter, psikoterapis, dsb. Bila Anda pernah mengikuti sekali, Anda dapat melakukannya sendiri dan mengembangkan teknik-teknik tersebut yang sesuai dengan diri Anda sendiri.

Beberapa jenis teknik relaksasi;

• Autogenic relaxation
Autogenic relaxation merupakan jenis relaksasi yang diciptakan sendiri oleh individu bersangkutan. Cara seperti ini dilakukan dengan menggabungkan imajinasi visual dan kewaspadaan tubuh dalam menghadapi stres. Teknik ini dapat dilakukan dengan cara;

– Memberikan sugesti sendiri dengan kata-kata tertentu yang dapat memberikan ketenangan
– Mengatur pernafasan dan rileks (memberikan rasa nyaman) pada tubuh.
– Membayangkan sesuatu atau tempat-tempat yang indah dan tenang secara fokus dan terkontrol sambil merasakan sensasi berbeda yang muncul dalam pikiran
– tangan saling melipat pada masing lengan yang berlawanan

• Muscle relaxation
teknik ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada otot-otot. Ketika terjadi stress otot-otot pada beberapa bagian tubuh menjadi menegang seperti otot leher, punggung, lengan. Teknik dilakukan dengan cara merasakan perubahan dan sensasi pada otot bagian tubuh tersebut. Teknik dapat dilakukan dengan;

– meletakan kepala diantara kedua lutut (kira-kira selama 5 detik) dan merebahkan badan ke belakang secara perlahan selama 30 detik, sikap ini dilakukan terus secara berulang sambil merasakan perubahan pada otot-otot tubuh.

• Visualisasi
Teknik ini merupakan bentuk kemampuan mental untuk berimajinasi seperti melakukan perjalanan ke suatu tempat yang yang damai, atau situasi yang tenang. Teknik visualisasi seolah-olah menggunakan beberapa indera secara bersamaan;

– duduk bersila dan menutup mata
– membayangkan berada di pantai, dapat merasakan hangatnya atau sengatan matahari, mendengarkan suara ombak, dapat merasakan hembusan angin pantai, mencium bau laut, merasakan butiran pasir
– menggunakan baju yang santai atau longgar, tidak ketat.

Beberapa teknik relaksasi lainnya yang familiar dapat dilakukan seperti ; Yoga, Tai chi, meditasi, mendengar musik, hypnosis, pijat (spa), zikir dan sebagainya.

Teknik-teknik umum dalam relaksasi

Bila Anda telah menguasai dan pernah melakukan teknik relaksasi, Anda dapat melakukan teknik ini ketika menghadapi stress. Relaksasi dapat mengontrol pikiran-pikiran negative yang berkembangan sehingga tingkat kecemasan dapat dikurangi.

Teknik relaksasi merupakan kemampuan (skill) yang harus dipraktikan, tidak hanya sekedar mengetahui teknik atau cara-cara melakukan relaksasi saja. Kemampuan ini akan melatih diri menjadi sabar dalam memperlakukan tubuh (secara fisik, dan psikologis) dalam menyesuaikan diri saat menghadapi stres

Mengakhiri Kehampaan dengan Dzikir

Penulis : Fuad Nashori

Masalah kebermaknaan hidup senantiasa menjadi problem penting dalam kehidupan manusia, baik dulu, kini dan di masa depan. Seribu tahun lalu, ketika berada di puncak popularitasnya sebagai guru besar pemikiran Islam di Universitas Nizamiyah, Imam Abu Hamid Al-Ghazali bertanya: untuk apa popularitas ini? Maka, Al-Ghazali pun memilih hidup sebagai sufi, ia hidup zuhud dengan diawali pengasingan

Teknik secara umum dalam relaksasi;

1) duduklah dengan tenang dalam posisi yang nyaman
2) Tutuplah mata Anda
3) Ciptakan rasa relaks pada semua otot-otot Anda
4) Kosongkan pikiran Anda
5) Aturlah pernafasan dengan cara bernafas dengan hidung dan mengeluarkannya dengan mulut, lalu hitunglah dengan mulut, lakukan secara berulang-ulang
6) Saat menarik dan melepaskan nafas lewat mulut rasakan perubahan dan sensasi pada dada dan anggota tubuh yang lain
7) lakukan secara berulang-ulang selama 10 menit atau lebih setiap hari

Catatan

Teknik relaksasi merupakan kemampuan dalam mengontrol emosi, dalam beberapa kasus pada individu yang mengalami trauma, teknik relaksasi visualisasi kadang memberikan perasaan-perasaan yang tidak nyaman di dalam diri individu yang pernah mengalami pengalaman seperti trauma, pelecehan atau percobaan perkosaan, PTSD, dsb. Walaupun sangat jarang terjadi, individu yang mengalami hambatan dalam mengontrol emosi yang disebabkan oleh pengalaman tersebut dapat memperburuk kondisi emosi saat melakukan teknik relaksasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Antisocial Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personal Disorder) secara klinis merupakan gangguan karakter kronis seperti sifat menipu,…

Tersenyumlah!

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Tertawa dan belajarlah, sebab kita semua membuat kesalahan (Weston Dunlap ) Abe adalah seorang anak dalam…

Menjadi Pribadi Transformatif

10 Sep 2013 Herdiyan Maulana

Seorang penggembala yatim piatu keturunan agung suku Quraisy itu memang lebih suka menyendiri, memilih untuk…

Menanamkan Disiplin pada Anak

04 Sep 2013 Sayed Muhammad

Menerapkan disiplin pada anak merupakan keinginan dari semua orangtua, namun beberapa aturan keluarga dan punishment…

Proses Pembentukan Keluarga

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Manusia ditakdirkan berpasang-pasangan sebagaimana segala sesuatu yang lain. Sang Pencipta pernah berfirman: Maha Suci Tuhan…

Pelecehan Seksual

09 Sep 2013 pikirdong

Pelecehan seksual sering kita jumpai disekeliling kita, bahkan kita sendiri tidak menyadarinya. Pelakunya bisa saja…

Hukuman Mati untuk Koruptor

10 Sep 2011 Fuad Nashori

Di tengah maraknya kasus markus yang terjadi di negeri ini, rasanya patut bagi kita untuk…

Euthanasia

04 Sep 2015 Sayed Muhammad

Eutanasia (euthanasia) merupakan suatu cara atau tindakan mengakhiri hidup yang dilakukan pada orang sakit atau…

Developmental Milestones: Usia 3 Bulan

14 Oct 2015 pikirdong

Perkembangan Mental Usia 3 Bulan PENGAMATAN PERILAKU Komunikasi Bahasa Menangis ketika mengompol Mendekut bila merasa nyaman Tingkah laku Tersenyum bila ada orang…

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta…

30 Aug 2017 pikirdong

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders…

Paranoid Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian paranoid (paranoid personality disorder; PPD) adalah suatu kondisi karakteristik dimana individu tidak dapat…

Haruskah Menyontek Jadi Budaya?

08 Sep 2013 Fira Friantini

Budaya menyontek sangat identik dengan dunia pendidikan saat ini. Terlebih ketika ujian sedang berlangsung. Tak…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Teman Berselingkuh

Suatu hari ketika Anda sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, Anda melihat teman sekantor Anda sedang berjalan mesra dengan seseorang yang…

27 Feb 2018 Obrolan pikirdong Comments (1)

DSM V: Pedophilia dan Pedophilic Disorder serta Paraphillia yang…

Dalam buku pegangan The American Psychiatric Association (APA); Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders yang ke V terjadi perubahan…

30 Aug 2017 Artikel Psikologi Psikologi Klinis pikirdong No comments

Terapi Gratis

Ketika tubuh kita merasakan sakit, kita langsung bereaksi bahwa tubuh membutuhkan dokter dan bila diperlukan juga, diambil langkah untuk rawat…

24 Aug 2017 Kolom Sayed Muhammad Sayed Muhammad No comments

Smartphone: Brain Drain, Kutu Rambut dan Mr. Nice Guy

Pada hari ini, hampir semua orang memiliki keterkaitan dengan internet sebagai salah satu kebutuhan penting manusia modern, internet telah menghubungkan…

13 Jul 2017 Artikel Psikologi Psikologi Umum Sayed Muhammad No comments

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014