TwitterFacebookGoogle+

Teknik Relaksasi: Mengurangi Stres

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan emosi dan bahkan dapat mereduksi pelbagai gangguan-gangguan fisiologis dalam tubuh. Beberapa penelitian ini telah dilakukan oleh beberapa ahli seperti Lehrer dan Woolfolk pada tahun 1984 menunjukkan teknik relaksasi mempunyai hubungan yang positif secara psikologis dan kesehatan fisik.

Relaksasi merupakan salah satu teknik manajemen stres yang baik, yang tidak hanya memberikan perasaan damai atau ketenangan di dalam diri individu, teknik ini juga dapat menjadi sebuah hobby yang positif bila dilakukan secara rutin.

Ketika beratnya dan stressor yang sedang dihadapi, teknik relaksasi dapat dilakukan sendiri untuk memberikan ketenangan, relaksasi lebih memberikan dampak positif dibandingkan menangis, salah satu cara umum (alami) yang dilakukan orang ketika mengahdapi situasi tertekan (depressed)

Beberapa dampak keuntungan dari teknik relaksasi;

Melakukan relaksasi dapat memberikan keuntungan secara fisik dan psikis ketika stres terjadi;
– memberikan rasa tenang, mengurang detak jantung
– mengurangi tekanan darah
– mengatur pernafasan
– mengurangi atau bahkan terhindar dari serangan panik akibat kekurangan oksigen
– memperlancar aliran darah
– mengurangi pegal akibat meningkatnya tekanan otot di saat stres
– menghilangkan gangguan somatisasi seperti sakit kepala (migrain), sakit punggung
– memberikan kontrol baik ketika marah atau frustrasi
– memberikan tenaga lebih dalam menghadapi stres
– meningkatkan kemampuan konsentrasi
– memberikan ketenangan dalam pengambilan keputusan
– tenang dalam menghadapi masalah dan bertindak lebih efisien.

Jenis teknik relaksasi

Saat ini banyak sekali tenaga profesional yang memberikan latihan-latihan teknik relaksasi ini, seperti instruktur kesehatan, dokter, psikoterapis, dsb. Bila Anda pernah mengikuti sekali, Anda dapat melakukannya sendiri dan mengembangkan teknik-teknik tersebut yang sesuai dengan diri Anda sendiri.

Beberapa jenis teknik relaksasi;

• Autogenic relaxation
Autogenic relaxation merupakan jenis relaksasi yang diciptakan sendiri oleh individu bersangkutan. Cara seperti ini dilakukan dengan menggabungkan imajinasi visual dan kewaspadaan tubuh dalam menghadapi stres. Teknik ini dapat dilakukan dengan cara;

– Memberikan sugesti sendiri dengan kata-kata tertentu yang dapat memberikan ketenangan
– Mengatur pernafasan dan rileks (memberikan rasa nyaman) pada tubuh.
– Membayangkan sesuatu atau tempat-tempat yang indah dan tenang secara fokus dan terkontrol sambil merasakan sensasi berbeda yang muncul dalam pikiran
– tangan saling melipat pada masing lengan yang berlawanan

• Muscle relaxation
teknik ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman pada otot-otot. Ketika terjadi stress otot-otot pada beberapa bagian tubuh menjadi menegang seperti otot leher, punggung, lengan. Teknik dilakukan dengan cara merasakan perubahan dan sensasi pada otot bagian tubuh tersebut. Teknik dapat dilakukan dengan;

– meletakan kepala diantara kedua lutut (kira-kira selama 5 detik) dan merebahkan badan ke belakang secara perlahan selama 30 detik, sikap ini dilakukan terus secara berulang sambil merasakan perubahan pada otot-otot tubuh.

• Visualisasi
Teknik ini merupakan bentuk kemampuan mental untuk berimajinasi seperti melakukan perjalanan ke suatu tempat yang yang damai, atau situasi yang tenang. Teknik visualisasi seolah-olah menggunakan beberapa indera secara bersamaan;

– duduk bersila dan menutup mata
– membayangkan berada di pantai, dapat merasakan hangatnya atau sengatan matahari, mendengarkan suara ombak, dapat merasakan hembusan angin pantai, mencium bau laut, merasakan butiran pasir
– menggunakan baju yang santai atau longgar, tidak ketat.

Beberapa teknik relaksasi lainnya yang familiar dapat dilakukan seperti ; Yoga, Tai chi, meditasi, mendengar musik, hypnosis, pijat (spa), zikir dan sebagainya.

Teknik-teknik umum dalam relaksasi

Bila Anda telah menguasai dan pernah melakukan teknik relaksasi, Anda dapat melakukan teknik ini ketika menghadapi stress. Relaksasi dapat mengontrol pikiran-pikiran negative yang berkembangan sehingga tingkat kecemasan dapat dikurangi.

Teknik relaksasi merupakan kemampuan (skill) yang harus dipraktikan, tidak hanya sekedar mengetahui teknik atau cara-cara melakukan relaksasi saja. Kemampuan ini akan melatih diri menjadi sabar dalam memperlakukan tubuh (secara fisik, dan psikologis) dalam menyesuaikan diri saat menghadapi stres

Mengakhiri Kehampaan dengan Dzikir

Penulis : Fuad Nashori

Masalah kebermaknaan hidup senantiasa menjadi problem penting dalam kehidupan manusia, baik dulu, kini dan di masa depan. Seribu tahun lalu, ketika berada di puncak popularitasnya sebagai guru besar pemikiran Islam di Universitas Nizamiyah, Imam Abu Hamid Al-Ghazali bertanya: untuk apa popularitas ini? Maka, Al-Ghazali pun memilih hidup sebagai sufi, ia hidup zuhud dengan diawali pengasingan

Teknik secara umum dalam relaksasi;

1) duduklah dengan tenang dalam posisi yang nyaman
2) Tutuplah mata Anda
3) Ciptakan rasa relaks pada semua otot-otot Anda
4) Kosongkan pikiran Anda
5) Aturlah pernafasan dengan cara bernafas dengan hidung dan mengeluarkannya dengan mulut, lalu hitunglah dengan mulut, lakukan secara berulang-ulang
6) Saat menarik dan melepaskan nafas lewat mulut rasakan perubahan dan sensasi pada dada dan anggota tubuh yang lain
7) lakukan secara berulang-ulang selama 10 menit atau lebih setiap hari

Catatan

Teknik relaksasi merupakan kemampuan dalam mengontrol emosi, dalam beberapa kasus pada individu yang mengalami trauma, teknik relaksasi visualisasi kadang memberikan perasaan-perasaan yang tidak nyaman di dalam diri individu yang pernah mengalami pengalaman seperti trauma, pelecehan atau percobaan perkosaan, PTSD, dsb. Walaupun sangat jarang terjadi, individu yang mengalami hambatan dalam mengontrol emosi yang disebabkan oleh pengalaman tersebut dapat memperburuk kondisi emosi saat melakukan teknik relaksasi ini.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar

Artikel Lainnya

Antisocial Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personal Disorder) secara klinis merupakan gangguan karakter kronis seperti sifat menipu,…

Tips Menghadapi Gempa Bumi

08 Sep 2013 Sayed Muhammad

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi…

Frotteurism – Paraphilia

06 Sep 2013 pikirdong

Frotteurism merupakan salah satu jenis paraphilia, istilah ini digunakan untuk menggambarkan dorongan seksual yang kuat…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik…

16 Oct 2015 Sayed Muhammad

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai 40 tahun lalu, kini, sekolah-sekolah di…

Gagal Bukan Berarti Kehilangan Segalanya

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Meskipun gagal meraih sebuah bintang, setidaknya kita tidak menggenggam lumpur. (Leo Burnett)   Dari usia masih kecil kita selalu…

Studi Tentang Profil Pengasuhan Orangtua Anak-anak Berprestasi di…

06 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengasuhan orangtua dari anak-anak yang berprestasi. Hal-hal yang ingin…

Edisi Ibu Kota : SIEQ-Asik di Dunia Kerja…

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota! Hari ini tepat 1 minggu saya berada di Ibu kota negara tercinta dengan…

Katakan Saja Tidak!

29 Oct 2015 Sayed Muhammad

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar untuk mengatakan "tidak" yang memang kita…

Sinopsis: Internet Addiction Disorder

04 Sep 2013 pikirdong

Revolusi komputer dan internet pada saat ini memungkinkan setiap orang untuk melakukan beberapa aktivitas di…

Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

08 Sep 2013 pikirdong

Kecemasan merupakan hal yang normal terjadi pada setiap individu, reaksi umum terhadap stress kadang dengan…

Pemaafan: Penyembuhan Problem Psikologis Individu dan Bangsa

09 Sep 2013 Fuad Nashori

INTISARI Ada dua istilah yang mirip pengertiannya, yaitu pemaafan dan rekonsiliasi. Pemaaafan (forgiveness) adalah menghapus luka-luka…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

26 Jul 2016 pikirdong

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus untuk pejalan kaki (pedestrian), jalur ini…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan Comments (1)

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014