TwitterFacebookGoogle+

Tips Menghadapi Gempa Bumi

Indonesia yang terletak di jalur gempa (ring of fire) semestinya pendidikan mengenai antisipasi dan menghadapi bencana sudah menjadi bagian kurikulum bagi siswa, namun beberapa pelajaran mengenai alam ini, seperti ilmu pengetahuan alam, geografi dan sebagainya hanya menjadi bagian ilmu yang sekedar untuk diketahui saja.

Konon, Jepang saja yang selalu dilanda gempa pun tidak sertamerta siap dalam menghadapi bencana. Gempa Kobe (1995) yang menghancurkan setengah kota tersebut, diikuti dengan kebocoran gas dan kebakaran yang melanda di setiap sudut kota. Melihat kerusakan kota mungkin puluhan ribu orang dapat tewas dalam bencana itu, namun korban tewas dapat diminimalisir dengan latihan rutin yang diberlakukan pada setiap warganya, Kobe hanya kehilangan 5.000 lebih warganya.

Kebanyakan korban bencana gempa minim mengetahui cara-cara penyelamatan ketika bencana terjadi, hal ini dapat diketahui dimana korban tewas ditemukan, misalnya saja terjadi penumpukan mayat di tangga-tangga, di pintu atau lift.

Hal lain yang dapat terjadi adalah munculnya rasa panik ketika gempa terjadi sehingga pikiran sulit berpikir jernih, misalnya saja ketika individu berada di gedung tinggi, melihat orang lain berlarian maka individu tersebut mengikuti rombongan tersebut. Mengetahui tatacara penyelematan dan pelatihan yang rutin akan membantu tubuh menjaga kewaspadaan (alert awareness) terhadap bencana.

Thousands Killed In Chengdu Earthquake
Ketika gempa terjadi di Padang beberapa waktu lalu, banyak sekolah, televisi, instansi mengambil inisiatif untuk memberikan tips-tips dalam menghadapi bencana gempa. Langkah ini cukup cerdas daripada menunggu sikap dan langkah-langkah ke depan yang diambil oleh pemerintah.

kobe

Dibawah ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan ketika gempa terjadi;

1) Ketika Anda berada di lantai atau gedung bertingkat

a. Jangan menggunakan tangga meskipun itu tangga darurat! Hampir kebanyakan orang menggunakan atau lari melalui tangga ketika gempa terjadi. Bagi negara dengan gedung-gedung pencakar langit tidak memberikan rekomendasi untuk langkah penyelamatan menggunakan tangga. Gempa terjadi dalam hitungan detik, mampukah Anda keluar menggunakan tangga dalam beberapa detik saja? Secara struktur kekuatan bangunan pun tangga bukanlah bangunan kuat untuk menopang getaran gempa, beberapa peneliti menemukan sebelum gedung runtuh digoncang gempa dimulai runtuhnya tangga-tangga terlebih dahulu. Bayangkan bila Anda berada dilantai 10 masih mau coba turun lewat tangga?

b. Lift merupakan tempat berbahaya ketika gempa terjadi, jangan menggunakan lift sebagai cara untuk keluar dari gedung kecuali memang Anda berada di dalam lift ketika gempa sedang terjadi. Ketika gempa, tali gantungan lift dapat terputus, atau gempa dapat membuat lift macet dan membuat Anda terkurung di dalamnya.

c. Lalu apa yang Anda lakukan bila berada di gedung tinggi?

  •  Carilah ruang dengan pondasi yang lebih pendek, misalnya kamar kecil, gudang, kamar mandi
  •  Jauhi perabot yang mudah jatuh dan menimpa Anda seperti rak, atau lemari
  •  Tidurlah disamping perabot kuat yang bisa melindungi dari jatuhan pilar, usahakan perabot yang panjangnya sama dengan tinggi tubuh Anda. Cara ini bertujuan untuk menahan beton yang jatuh, perabot tersebut akan membentuk ruang segitiga yang dapat melindungi Anda dari timpaan lantai atas dan memberikan ruang untuk Anda bernafas.
  •  Bila gempa dirasakan cukup kuat, alternatif yang dapat dilakukan dengan masuk ke dalam bak mandi, atau bath up. Dalam beberapa kasus, tim regu penyelamat sering menemukan korban hidup dari reruntuhan bangunan yang berada dalam bak mandi

Kita tidak dapat meramal kapan datangnya gempa, akan tetapi kita mampu meminimalisir korban gempa bila masyarakat tahu cara-cara untuk penyelamatan diri dari bencana, dan terpenting dari itu bahwa kesigapan tim penyelamat juga menentukan jumlah korban. Bayangkan bila perlengkapan dan infrastruktur untuk menyelamat korban gempa minim, justru korban bertambah disebabkan oleh keterlambatan bantuan, kehabisan darah, atau penanganan yang tidak professional.

Dalam penanganan reruntuhan bangunan tidak dibutuhkan sukarelawan, akan tetapi haruslah ditangani tim atau regu penyelamat yang professional yang terlatih dengan pendidikan khusus dibidangnya. Mereka dilatih untuk mendeteksi keberadaan korban hidup, memindahkan puing-puing dan mengerti cara-cara penyelamatan korban yang terhimpit bangunan. Kesalahan dalam pengambilan keputusan justru akan membunuh korban-korban yang sebenarnya berpeluang dapat diselamatkan.

2) Ketika berada di luar ruangan atau gedung

a) Bila Anda sedang berkendaraan mobil segera hentikan kendaraan, keluar dari mobil, dan tiaraplah disamping mobil
b) Menjauhilah gedung-gedung pencakar langit, tujuannya adalah untuk menghindari pecahan kaca atau pecahan dinding gedung yang terlepas
c) Hindari papan reklame, tiang listrik atau saluran gas
d) Larilah ke halaman terbuka
e) Bila alarm berbunyi pertanda gempa berpotensi tsunami, segera cari tempat yang lebih tinggi

Bila kita berada di pesisir pantai, surutnya air laut secara tiba-tiba menandakan adanya tsunami, tsunami awarening system akan berbunyi bila pesisir itu ada dibangun sistem peringatan dini tsunami. Gempa yang menimbulkan tsunami biasanya berada dalam kisaran 6,3 skala Richter keatas, tergantung pada tingkat kedalaman gempa dan lokasi terjadinya gempa.

Tsunami Aceh di akhir penghujung tahun 2004 melanda hampir keseluruhan pantai di Aceh, kota Calang (Meulaboh) tsunami terjadi 15-30 menit setelah gempa terjadi, sementara kota Banda Aceh 60-90 menit kemudian. Kekuatan tsunami di Banda Aceh diperkirakan dua kali lebih kuat karena pusat gempa dan tsunami yang terjadi berada lebih jauh dari pusat kota. (berada di kepulauan Nicobar)

Jarak tempuh yang jauh telah menghimpun kekuatan ombak yang kuat dengan kekuatan 650 km/jam, jarak tempuh ini lebih singkat dibandingkan yang terjadi di kota Calang dan sekitarnya, namun demikian kehancuran luar biasa terjadi hampir merata dengan korban ratusan ribu orang. (tidak ada yang pasti mengenai jumlah korban tewas, beberapa data menyebutkan untuk korban di Aceh mencapai 230.000 orang dengan total kematian seluruh dunia mencapai 350.000 termasuk hilang)

Tsunami Aceh telah mengilhami beberapa negara di dunia akan pentingnya keselamatan jiwa dan harta penduduk, oleh karenanya beberapa bulan kemudian diadakan pertemuan beberapa negara di Jepang (Kyoto), hasil pertemuan itu menghasilkan sebuah perjanjian yang dikenal dengan Perjanjian Kyoto yang isinya dimana pemerintah setiap negara berkewajiban melindungi atau meminimalisir korban dan kerugian harta benda penduduk yang diakibatkan oleh bencana alam.

Photo:
1. Earthquake Kobe – Japan (1995)
2. BEICHUAN, CHINA – MAY 13: (CHINA OUT) Houses are destroyed or damaged yesterday’s earthquake on May 13, 2008 in Beichuan Count, Sichuan Province, soutwest China. A major earthquake measuring 7.8 on the Richter scale jolted Wenchuan County of southwest China’s Sichuan Province May 12, killing at least 10,000 people. The death toll is expected to rise as there is no definite estimate of the number of people trapped under mounds of concrete. (Photo by Yang Weihua/ChinaFotoPress/Getty Images)

Penulis

ayedSayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini. Beberapa pengalamannya pernah mengajar di STAIN Malikussaleh untuk bidang studi psikologi pendidikan

Leave a Reply

1 Comment on "Tips Menghadapi Gempa Bumi"

avatar
ACT.ID
Guest

Ketika gempa memang sering terjadi meskipun skala kecil, diharapkan terutama untuk masyarakat di kawasan rawan gempa dan tsunami diadakan edukasi penanggulangan dan mitigasi http//:act.id

Artikel Lainnya

Teknik Relaksasi: Mengurangi Stres

04 Sep 2013 pikirdong

Relaksasi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan sendiri oleh individu untuk mengurangi stres, kekalutan…

Asperger Syndrome

05 Sep 2013 pikirdong

Gangguan Asperger atau dikenal dengan istilah Asperger syndrome (AS), juga disebut sebagai Asperger disorder merupakan…

Hospice: Tempat Perawatan Orang yang Hampir Meninggal

03 Sep 2013 Sayed Muhammad

Beberapa tahun lalu, tetangga saya mengidap kanker payudara, setelah melakukan operasi di tanah air sebelumnya,…

Orientasi Nilai Budaya dan Pemaafan pada Mahasiswa

05 Sep 2015 Fuad Nashori

Abstract The aim of this research is to find out relationship between Javanese cultural value orientation…

Mencapai Pribadi Yang Sukses

18 Oct 2013 pikirdong

Siapa kita ? Kita adalah makhluk ciptaan Allah (baca:manusia) yang terlahir ke dunia ini dalam keadaan…

Tersenyumlah!

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Tertawa dan belajarlah, sebab kita semua membuat kesalahan (Weston Dunlap ) Abe adalah seorang anak dalam…

Histrionic Personality Disorder

06 Sep 2013 pikirdong

Gangguan kepribadian histrionik (histrionic personality disorder) adalah gangguan kepribadian dengan karakter emosi yang meluap-luap…

Identitas Universitas Islam

09 Sep 2013 Fuad Nashori

Dalam kesempatan ini saya ingin membuka kembali wacana tentang Universitas Islam. Persoalan ini penting untuk…

Commitment Phobia

06 Sep 2013 pikirdong

Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa…

Edisi Ibukota : Sikap "Inilah Waktunya!"

04 Sep 2013 Candrawati Wijaya

Salam Tarzan Kota!  Seberapa sering hal ini terjadi pada diri kita : Anda duduk dalam pertemuan staf…

Hukuman Mati untuk Koruptor

10 Sep 2011 Fuad Nashori

Di tengah maraknya kasus markus yang terjadi di negeri ini, rasanya patut bagi kita untuk…

Kompetensi Interpersonal Mahasiswa Ditinjau dari Jenis Kelamin

06 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi interpersonal antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan. Hipotesis…

  • 1
  • 2
  • 3

Artikel Baru

Muslim yang Ketakutan

Ada rasa takut, khawatir saat mau nge-share tulisan ulama yang dicap radikal. Takut dianggap pro HTI, pro FPI, ekstrim, radikal,…

30 May 2018 Khairrubi Kolom Ruby Kay No comments

Mendidik Anak dengan Sepenuh Hati

Mendidik atau mengasuh anak dengan sepenuh hati itu artinya mendidik anak dengan pendidikan Islam. Hanya dengan pendidikan Islam saja orangtua…

23 May 2018 Artikel Keluarga Psikologi Islami Irwan Nuryana Kurniawan No comments

Biar Anak Rajin Ke Masjid

Saya dan istri saya ingin semua anak rajin ke masjid. Yang kami tahu adalah nanti yang mendapat naungan dari terik…

29 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Ketika Si Anak Memilih Jalannya Sendiri

Orangtua berupaya agar anaknya memilih jalan yang terbaik yang menjamin masa depannya. Tugas orangtua yang pertama tentu adalah mengarahkan. Dulu…

28 Apr 2018 Artikel Keluarga Artikel Umum Fuad Nashori No comments

Mendidik Anak Mandiri

Salah satu tugas orangtua adalah melatih anaknya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri adalah pribadi yang memiliki inisiatif untuk…

27 Apr 2018 Artikel Keluarga Fuad Nashori No comments

Teman Berselingkuh

Suatu hari ketika Anda sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, Anda melihat teman sekantor Anda sedang berjalan mesra dengan seseorang yang…

27 Feb 2018 Obrolan pikirdong Comments (3)

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014