Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita…

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut…

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan…

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling…

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak…

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus…

Katakan Saja Tidak!

Budaya kita yang menanamkan sikap asertif membuat kita sukar…

Reformasi Sistem Pendidikan Finlandia Menjadikan Mereka yang Terbaik di Dunia

Reformasi besar-besaran dalam dunia pendidikan di Finlandia telah dimulai…

Perlu Tidak Ulang Tahun Anak Dirayakan?

Anak mulai mengerti kebiasaan perayaan ulang tahun pada usia…

Dispareunia

Pada pria, dispareunia hampir pasti disebabkan oleh penyakit atau…

«
»
TwitterFacebookGoogle+

Ungkap Sayang kepada Anak

Anak merupakan dambaan setiap pasangan yang telah menikah. Kebanyakan orangtua sangat menyayangi anak-anaknya. Anak tumbuh seiring waktu yang dilaluinya. Orangtua tidak pernah melewati hingga ia tumbuh menjadi seorang anak dewasa di depan orang tuanya. Hingga suatu saat ia bertanya, “Apakah Ayah dan Ibu menyayangiku?”

Sebuah pertanyaan yang menyentuh ketika anak mulai berbicara dan menanyakan tentang kasih sayang orangtuanya. Orangtua yang sayang atau tidak sayang kepadanya akan mengatakan rasa sayang kepadanya besar sekali. Anak kadang tidak dapat memahami hal ini. Anak akan merasa kebingungan dengan apa yang dikatakan oleh orangtuanya bila tidak sesuai dengan perbuatan.

Orangtua, terutama ayah akan kesulitan mengungkapkan rasa sayang mereka, waktu untuk bertemu dan bermain bersama dengan anaknya hampir tidak ada, ini disebabkan oleh kesibukannya dalam bekerja. Bila pertanyaan tersebut diajukan kepadanya, ia akan menjawab hal yang sama pula. Keluarga yang dilanda masalah perceraian, kadang ibu akan mengatakan kepada anak-anaknya bahwa ayah sangat menyayangi mereka meskipun ia tahu bahwa sesungguhnya tidak demikian.

Psikiater anak, Richard A Gardner menulis peringatan bagi anak-anak, The Boys and Girls Book About Divorce , yang mengalami masalah perceraian dalam keluarganya, kebanyakan orangtua berbohong mengenai perceraian mereka dan berusaha menutupi permasalahan di depan anak-anaknya. Mereka berusaha menunjukkan didepan anak-anaknya bahwa tidak ada masalah hubungan ayah dan ibu dan mereka sangat menyayangi anak-anaknya. Kenyataanya, orangtua tersebut telah membebani pikiran anak secara berlebihan (over-burdened child syndrome).

Dibawah ini adalah sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada orangtua untuk mengukur rasa sayang mereka kepada anak-anaknya.

1. Apakah Anda selalu menghabiskan waktu bersamanya?  Artinya; Anda menjalin kebersamaan bersamanya. Hal yang dapat Anda lakukan adalah bermain bersama anak Anda, bercerita atau mendengar penuh empati dengan apa yang dibicarakan oleh anak Anda.

2. Apakah Anda selalu menyediakan waktu untuknya?  Artinya; Anda dapat mengorbankan kepentingan Anda deminya, mengetahui dan membantunya menghadapi masalah. Hal yang dapat Anda lakukan adalah memberikan rasa simpati bila ia menderita sakit, membantu memecahkan masalahnya bersama-sama.

3. Apakah Anda mengetahui persis hal-hal yang dapat dikerjakan olehnya?  Artinya; Anda merasa senang dengan apa yang dapat dilakukan oleh anak Anda. Hal yang dapat Anda lakukan adalah memberikan penghargaan dan simpati terhadap prestasi, bangga dengan apa yang telah dilakukannya dan bercerita keberhasilannya kepada orang lain.

4. Apakah Anda dapat menikmati kebersamaan bersamanya tanpa rasa terbebani oleh permasalahan yang sedang Anda hadapi?  Artinya; Anda dapat melupakan hal-hal lain, menikmati dan merasa bahagia bila bersamanya. Hal yang dapat Anda lakukan adalah menikmati kebersamaan, dapat tertawa bersama, menghayati peran.

5. Apakah Anda sering memeluknya?  Artinya; Semakin usia anak bertambah, orangtua tidak begitu sering bersentuhan fisik dengan anak-anak, tetapi setiap orang kadang ingin dipeluk. Kebanyakan orangtua semakin jarang memeluk anak-anaknya seiring bertambah usia.

6. Apakah Anda sering memarahinya dengan alasan tidak jelas?  Artinya; marah dibutuhkan oleh anak sebagai pelatihan tanggungjawab dirinya, tetapi selalu memarahinya tanpa alasan jelas menunjukkan Anda tidak sayang kepadanya. Hal yang dapat Anda lakukan adalah memisahkan permasalahan Anda dengan dirinya sehingga tidak terjadi pelampiasan emosi akibat dipicu oleh kesalahan anak.

Jawaban yang diperlukan untuk ke enam pertanyaan diatas adalah YA perkecualian nomor enam. Anda tidak dapat menilai sikap Anda dengan jarang, tidak selalu atau kadang-kadang untuk pertanyaan diatas. Gardner menyakini bahwa anak-anak lebih dapat mengevaluasi situasi mereka sendiri dan belajar menerima kasih sayang dari orangtuanya bila orangtuanya tidak pernah menyembunyikan perasaannya, menyembunyikan kesalahan atau takut menceritakan kebenaran kepada anak maka dengan itu ia akan berkembang dan tumbuh dengan rasa bahagia dan mencintai Anda sebaliknya.

Penulis :ayed

Sayed Muhammad adalah lulusan psikologi Universitas Islam Indonesia, ia adalah perintis dan penulis tetap di website ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Tersenyumlah!

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Tertawa dan belajarlah, sebab kita semua membuat kesalahan (Weston Dunlap ) Abe adalah seorang anak dalam…

Menanamkan Disiplin pada Anak

04 Sep 2013 Sayed Muhammad

Menerapkan disiplin pada anak merupakan keinginan dari semua orangtua, namun beberapa aturan keluarga dan punishment…

Studi Tentang Profil Pengasuhan Orangtua Anak-anak Berprestasi di…

06 Sep 2013 Fuad Nashori

ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengasuhan orangtua dari anak-anak yang berprestasi. Hal-hal yang ingin…

Lupakan Mantan Pacar!

10 Sep 2013 Sayed Muhammad

Putus cinta? Seebbeell!! Malam minggu jadi sepi, gak ada yang ngapelin lagi, gak ada yang…

Interaksi Guru Dalam Proses Belajar Siswa

10 Sep 2013 Sayed Muhammad

Saat Anda berdiri dalam kelas dan memulai bercerita kepada murid-murid Anda tentang mata pelajaran, tentunya…

Memaafkan dan Meminta Maaf

13 Sep 2015 Fuad Nashori

Salah satu kekurangan manusia adalah suka berbuat salah dan dosa. Manusia membutuhkan cara untuk menutupi…

10 Cara Mengetahui Calon Suami Pembenci Wanita

09 Sep 2013 Sayed Muhammad

Berbagai tindakan kekerasan terhadap wanita terutama dalam rumah tangga ditemukan setelah pasangan melakukan pernikahan. Selama…

Menghindar Burnout di Tempat Kerja

08 Sep 2013 pikirdong

Istilah burnout secara psikologis pada awalnya digunakan oleh Freudenberger meminjam istilah yang pada awalnya…

Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

08 Sep 2013 pikirdong

Kecemasan merupakan hal yang normal terjadi pada setiap individu, reaksi umum terhadap stress kadang dengan…

Kitab Suci Sebagai Sumber Pengembangan Psikologi Islami

10 Sep 2013 Fuad Nashori

Selalu ditemukan dalam komunitas apapun orang-orang yang menganjurkan kebenaran yang berasal dari Tuhan. Mereka berupaya…

Restrukturisasi Kognitif melalui Al-Fatihah

04 Sep 2013 pikirdong

Semula, judul tesis saya adalah “Terapi Al-Fatihah”. Namun di kemudian hari, istilah yang lebih tepat…

Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)

09 Sep 2013 pikirdong

Perkawinan bukanlah suatu pengikat yang memberikan kebebasan untuk saling menyakiti pasangan hidupnya. Hidup merupakan kebebasan…

  • 1
  • 2
  • 3

Kategori Lainnya

Agenda Sosial : Bantuan untuk Korban Gempa Pidie Jaya II

Alhamdulillah, setelah kita melakukan aksi kemanusiaan yang pertama, kita akan mengadakan aksi bantuan kemanusiaan yang kedua yang rencananya akan disalurkan…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Aceh - Pidie Jaya

Aksi kemanusiaan ini merupakan aksi spontan, yang kami sebut sebagai solidaritas warga dunia maya dalam menggalang dana kemanusiaan untuk gempa…

19 Dec 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Idul Adha Barakah 2016

Idul Adha Barakah : Pembagian paket sembako untuk kawasan Lhokseumawe dan sekitarnya pada tanggal 9-10 September 2016 Dana terkumpul sebesar Rp.…

19 Sep 2016 Agenda Sosial pikirdong No comments

Agenda Sosial Pikirdong

Agenda sosial merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap orang sekeliling kita yang kami adakan atas partisipasi teman-teman semua yang rela dan…

03 Sep 2013 Agenda Sosial pikirdong No comments

Salah Kaprah tentang HAM

Dewasa ini isu Hak Asasi Manusia (HAM) semakin marak dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan kita. Ada hak perempuan, hak…

05 Oct 2016 Artikel Psikologi GIB Psikologi Islami Psikologi Sosial Bagus Riyono Comments (1)

Hormati Jalur Pejalan Kaki

Trotoar, pavement, sidewalk, pathway, atau plaza  merupakan jalur khusus untuk pejalan kaki (pedestrian), jalur ini merupakan jalur yang seharusnya dibangun…

26 Jul 2016 GIB pikirdong No comments

«
»
supportbawah
logobawah

Terbaru

Psikologi Islami

Pikirdong is a website that contains articles psychology, sociology, and some public opinion. Pikirdong also contains several articles related to health, research, technology and science related to psychology. We are open to the public, if you want to contribute articles relating to the above. Thanks
Copyright © 2007 - 2014